Detik-detik Pengemudi Mobil di Jaktim Tabrak Pengendara Vespa hingga Tewas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 14:33 WIB
Man holding hand of girl lying on road, unconscious victim of car accident, 911
ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Jakarta -

Ferdian Panca (19), pengemudi mobil di Jakarta Timur, menabrak pengendara Vespa yang melintas. Akibatnya, seorang pengendara Vespa tewas dan 5 lainnya luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto menceritakan detik-detik tabrakan maut itu terjadi. Insiden itu terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, pada Minggu (7/6) pukul 02.00 WIB.

Mulanya, pelaku yang mengendarai mobil sedan Hyundai dengan nomor polisi B-1008-KYE melaju dari arah timur ke barat. Di depannya terdapat dua pengemudi Vespa. Satu Vespa dinaiki 3 orang.

"Vespa itu sudah dimodifikasi. Rodanya empat," kata Agus kepada detikcom, Minggu (7/6/2020).

Pelaku hendak menyalip kedua Vespa tersebut. Namun, body Vespa tersenggol mobil.

"Mobil nyalip terus nyangkut," tutur Agus.

Kecelakaan pun terjadi. Sopir beserta para penumpangnya terpental.

"(Pelaku) menabrak 2 Vespa sehingga kedua Vespa terjatuh serta kedua pengendara dan penumpangnya terpental di badan jalan," tutur Agus.

Seorang pengendara Vespa bernama RF seketika meninggal dunia di tempat. Kepalanya pecah usai terbentur aspal jalan. Kelima temannya mengalami patah tulang hingga luka lecet.

Pelaku pun meninggalkan lokasi. Pelaku menuju salah satu pos satpam tak jauh dari lokasi kejadian. Kepada petugas yang berjaga, ia mengaku telah menabrak sejumlah pengemudi Vespa.

"Dia sengaja ke situ (pos satpam), berhenti, ngomong sama satpam kalau habis kecelakaan," katanya.

Pelaku mengaku takut sendirian ke lokasi tabrakan itu. Alasannya, lokasi kecelakaan gelap.

"Katanya takut kalau di situ, lokasinya gelap," sebut Agus.

Begitu petugas satpam menuju lokasi, sudah ada anggota kepolisian yang menangani insiden itu. Pelaku pun diamankan ke Polres Metro Jakarta Timur sekitar pukul 02.20 WIB.

Setelah diperiksa, pelaku tidak dalam pengaruh alkohol ataupun narkotika saat berkendara. Ia mengaku hanya grogi.

"Nggak mabuk. Hanya grogi," tutur Agus.

"Mungkin baru bisa bawa mobil, umur (pelaku) baru 19 tahun," lanjutnya.

Rekan-rekan korban yang mengalami luka ringan hingga berat menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati. Polisi masih menyelidiki insiden ini.

Simak video 'Wakapolres Meninggal Kecelakaan Terjun ke Sungai, Polisi Olah TKP':

(isa/dhn)