Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Panglima TNI Ucapkan Dukacita

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 14:09 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI saat diresmikan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Helikopter MI-17 milik TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah, kemarin. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengucapkan dukacita atas kecelakaan tersebut.

"Dukacita kita semua atas musibah kecelakaan Helikopter MI-17 Puspenerbad," kata Hadi melalui akun Twitter-nya, @TjahjantoHadi, seperti dilihat detikcom, Minggu (7/6/2020).

Hadi mendoakan seluruh prajurit yang gugur dapat diterima amal kebajikannya oleh Allah. Dia juga mendoakan agar dapat diampuni segala dosa serta kekhilafan mereka selama menjalani kehidupan di dunia.

"Doa tulus ikhlas kepada seluruh prajurit yang gugur, semoga Allah SWT menerima amal kebajikannya serta mengampuni dosa dan khilafnya selama di dunia," ujarnya.

Untuk diketahui, sebuah helikopter jatuh di kawasan industri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6) siang. Basarnas Semarang mengungkap helikopter tersebut milik TNI.

"Itu infonya heli latih Penerbad (Penerbangan TNI AD), punya militer. Kami tidak bisa memberi info lebih jauh," ujar juru bicara Basarnas Semarang Zulhawary saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/6).

Sementara itu, saksi mata mengungkap helikopter tersebut sempat terbang setinggi sekitar 20 meter sebelum jatuh. Dia mengungkap tak ada ledakan saat helikopter itu jatuh. Namun dia melihat api dan kepulan asap saat helikopter terjatuh.

"Tidak tinggi, terus belok (oleng) ke kiri. Tingginya mungkin sekitar 20 meter. Tepat di depan saya, begitu jatuh keluar asap. Tidak ada ledakan," ujar saksi mata yang merupakan pengawas lapangan di kawasan tersebut, Sarwono, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Simak video 'Saksi Mata Jatuhnya Helikopter di Kendal: 6 Orang Selamat':

Selanjutnya
Halaman
1 2