Selesai Diotopsi, Jenazah Satpam Bank Mandiri Dibawa Pulang
Kamis, 22 Des 2005 18:45 WIB
Jakarta -
Jenazah satpam Bank Mandiri, Bayudi, yang tewas tertembus peluru perampok akhirnya dibawa pulang ke rumah duka. Pemulangan jenazah ini dilakukan setelah proses otopsi berakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada pukul 17.15 WIB.Suasana duka mewarnai ruang otopsi, saat jenazah akan diberangkatkan ke rumah duka. Saat itu, keluarga tampak sangat sedih melihat jenazah Bayudi yang akan dimasukan ke dalam peti. Jenazah pun dibawa dengan menggunakan ambulan RSCM diikuti rombongan keluarga dan karyawan Bank Mandiri.Sementara itu, di RS Tebet, Jakarta Selatan, dua korban tembakan para perampok sudah diperbolehkan pulang. Ferdinand Surapalangan (32), warga Duren Sawit, Jakarta Timur yang tertembak bagian paha kirinya sudah menjalani perawatan. Karena tidak ada yang membahayakan, Ferdinand akhirnya diperbolehkan pulang.Korban tembakan lainnya, Dintha Ayu Alami yang menderita luka goresan di punggung akibat terkena serpihan, sejak siang sudah diperbolehkan pulang. Sebelumnya, kedua korban ini sempat dibawa ke klinik Pasutri Milik Dr Boyke sebelum akhirnya dibawa ke RS Tebet.Seperti diberitakan, komplotan perampok yang beranggotakan 4 orang melakukan aksi di depan kantor Bank Mandiri Cabang Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan. Aksi perampokan ini gagal membawa lari uang Rp 75 juta milik Ferdinand Surapalangan. Tapi, aksi perampok ini menewaskan satu satpam Bank Mandiri bernama Bayudi.
(san/)










































