Motor Kena Ganjil Genap Saat PSBB Dikritik, Dishub DKI: Jadi Bahan Evaluasi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 07:55 WIB
Sejumlah pengendara motor nekat lawan arah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta. Tak sedikit pemotor yang nekat lawan arah demi persingkat waktu tempuh perjalanan.
Foto: Sepeda motor di Jakarta (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kebijakan sepeda motor dikenakan ganjil-genap saat masa PSBB transisi oleh Pemprov DKI Jakarta menuai kritik dari sejumlah pihak. Dishub Pemprov DKI Jakarta mengatakan akan menerima segala masukan terkait motor kena ganjil-genap untuk bahan evaluasi.

"Tentunya semuanya masuk menjadi bahan evaluasi," kata Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Sabtu (6/6/2020).

Kebijakan motor dikenakan ganjil-genap memang belum dilaksanakan saat ini. Evaluasi terkait kebijakan itu dilakukan secara menyeluruh dalam sepekan ini.

"Terkait pembatasan lalu lintas dengan ganjil-genap selama seminggu ke depan pada masa transisi ini, ini kami akan melakukan evaluasi. Tentunya evaluasinya akan komprehensif dan dari evaluasi itu, itu akan ditentukan langkah ke depan pola dan implementasi ganjil-genap seperti apa. Termasuk dengan roda dua," ujar Syafrin.

"Perlu dipahami bahwa penerapan pembatasan lalu lintas ini tujuannya adalah untuk mengefektifkan masa transisi pada pelaksanaan PSBB ini, sehingga kita semua mampu menekan, menurunkan, angka positif COVID-19 untuk masuk ke tatanan kehidupan new normal," sambungnya.

Memasukkan motor dalam kebijakan ganjil-genap dikhawatirkan akan membuat penumpukan penumpang pada transportasi massal. Mengenai hal itu, Syafrin mengatakan kebijakan ganjil-genap motor tidak langsung dilaksanakan namun menunggu evaluasi dari segala aspek.

"Makanya kenapa dari Pak Gubernur arahannya setelah terbit Pergub 51 Tahun 2020 tidak langsung diimplementasikan, masa transisi ini kita akan lihat pola-pola traffic-nya seperti apa, kemudian layanan angkutan umumnya bagaimana jadi banyak aspek kami akan tinjau dan harapannya setelah seminggu kita sudah mendapatkan gambaran ideal pada masa transisi ini, pola pengendalian lalu lintasnya seperti apa," imbuhnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2