Soekarno dan Hari Kelahiran Sang Proklamator

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 18:54 WIB
Soekarno
Foto: Getty Images/iStockphoto/johan10/Soekarno
Jakarta -

Nama Soekarno viral di Google Trending hari ini. Musababnya karena Presiden pertama Indonesia itu lahir pada 6 Juni 1901. Sang proklamator menorehkan sejarah yang cukup besar pada Indonesia.

Dalam 'Seri Buku TEMPO: Bapak Bangsa Sukarno' disebutkan, Soekarno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901. Soekarno lahir dari pasangan Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang berasal dari Singaraja, Bali) dan Raden Soekemi Sosrodihardjo dari Probolinggo, Jawa Timur.

Setelah pindah ke Sidoarjo, keluarga Soekemi pindah ke Mojokerto, Jawa Timur. Dia mulai sekolah dasar zaman Belanda hingga kelas lima. Lalu melanjutkan pendidikan ke Europeesche Lagere School (ELS), sekolah Eropa berbahasa Belanda di Surabaya.

Kemudian Soekarno masuk ke Hoogere Burger School (HBS) pada 1915. Dia ikut ke rumah Tjokroaminoto, Ketua Sarekat Islam. Di situ dia berkenalan dengan tokoh senior pergerakan dan memulai proses magang politik. Soekarno juga dikenal sebagai murid yang cerdas. Dia berhasil menyelesaikan HBS dalam 5 tahun dengan semua kegiatan sampingannya.

Soekarno kerap menulis. Artikel pertamanya terbit di halaman koran Oetoesan Hindia milik Sarekat Islam pada 21 Januari 1921. Soekarno lalu diminta menulis secara teratur menggantikan Tjokro.

Pada tahun 1921 juga,Soekarno diterima sebagai mahasiswa di sekolah tinggi teknik (TechnischeHooge School)-Institut Teknologi Bandung dengan jurusan Teknik Sipil. Pada 25 Mei 1926, Soekarno mendapatkan gelar insinyur dari THS. Meski dia jurusan teknik sipil namun minatnya pada arsitektur. Hotel Priangan, Bandung, adalah salah satu karyanya.

Dalam kisah pribadinya, Soekarno menikah pertama kali dengan Oetari Tjokroaminoto pada tahun 1921. Lalu Soekarno menikahi Inggit Garnasih, wanita yang berusia 12 tahun lebih tua darinya. Inggit merupakan induk semang selama Soekarno kuliah di Bandung. Inggit disebut sumber inspirasi terbesar Soekarno. Lalu Soekarno menikah dengan Fatmawati, Hartini, Kartini Manoppo, Ratna Sari Dewi, Haryati, Yurike Sanger, dan Heldy Djafar.

Kegiatan perpolitikannya berlanjut dengan mendirikan Perserikatan Nasional Indonesia (PNI) di Bandung pada 4 Juni 1927. Programnya mengusahakan kemerdekaan Indonesia, slogannya merdeka sekarang juga. Pada kongres 1928, gerakan itu memproklamasikan diri sebagai partai bernama Partai Nasional Indonesia. Namun Soekarno pada 29 Desember ditangkap bersama tokoh PNI lainnya. Tuduhannya yakni merencanakan pemberontakan kepada Belanda. Pada 1 Agustus 1933, Soekarno ditangkap lagi. Soekarno lagi-lagi dituduh melakukan kegiatan menyebarkan pikirannya yang revolusioner dan menantang Belanda. Kemudian dia dibuang ke Ende, Flores pada 1934 dan dipindahkan ke Bengkulu pada 1937.

Kisah dia menjadi Presiden Indonesia dimulai pada 16 Agustus 1945. Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda di Rengasdengklok untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun Soekarno memilih tanggal 17 Agustus 1945 karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Proklamasi Kemerdekaan pun dilakukan pada 17 Agustus 1945. Kemudian pada 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Soekarno menjadi Presiden pertama Republik Indonesia, sementara Hatta menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.

Soekarno meninggal pada 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur. Meski telah tiada, sosok Soekarno masih menjadi sumber inspirasi banyak orang. Apalagi beberapa pernyataannya membakar semangat. Seperti kalimat bijak berikut: "Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia."

(nwy/erd)