Polri Pastikan Tahanan Terduga Teroris Asal Solo Meninggal karena Sakit

Yudistira Imandiar - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 18:54 WIB
Brigjen Pol Awi Setiyono
Foto: Polri
Jakarta -

Tahanan terduga teroris bernama Bagus Kurniawan meninggal dunia pada Selasa (2/6/2020). Polri memastikan tahanan Rutan Mako Brimob Cikeas, Jawa Barat, itu meninggal karena sakit.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan Bagus sempat mengeluh meriang, mual, dan muntah pada Senin (1/6/2020) sekitar pukul 10.21 WIB. Bagus pun diberikan pertolongan pertama oleh tim medis yang berada di tahanan.

Lalu, pada pukul 10.31 WIB, ia dibawa ke ruang medis Blok A untuk diperiksa tim medis dengan didampingi petugas kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan, Bagus dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan intensif.

"Pada pukul 10.45 WIB, dari hasil pemeriksaan tim medis berkonsultasi dengan dokter, untuk tahanan Bagus agar dirujuk ke RS Polri Kramat Jati. Kemudian pada pukul 11.20 WIB, Bagus dibawa ke RS Polri Kramat Jati dengan dikawal oleh tim medis anggota Brimob dan tim piket," kata Awi dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2020).

Saat tiba di rumah sakit sekitar pukul 12.12 WIB, Bagus langsung dibawa ke ruang IGD untuk segera diberikan tindakan medis. Tak lama kemudian, Bagus pun langsung ditempatkan di ruang perawatan.

Keesokan harinya, sekitar pukul 12.33 WIB, Bagus mengembuskan napas terakhir. Awi mengungkapkan, dari hasil rontgen dada terlihat adanya cairan di pleura kanan dan pasien sudah mendapatkan terapi sesuai klinis.


"Pasien meninggal dengan diagnosis pihak rumah sakit yaitu prolong fever plus sepsis susp, meningitis plus efusi pleura. Penyebab kematian pasti disarankan untuk pemeriksaan dalam atau autopsi," terang Awi.

Setelah adanya surat penolakan autopsi dari keluarga karena tidak ditemukan tanda kekerasan dari pemeriksaan luar, jenazah Bagus dibawa pulang pihak keluarga. Ia dimakamkan pada Kamis (4/6) di Sukoharjo, Jawa Tengah.

(mul/mpr)