Polri: Terduga Teroris Solo Dirawat Sebelum Meninggal, Keluarga Tolak Autopsi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 18:25 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)


Bagus sendiri ditangkap Densus 88 Antiteror pada akhir 2019 lalu. Polisi menyebut Bagus sudah tertarik dengan kelompok terorisme ISIS yang diketahui melalui media sosial Facebook sejak 2014. Dia juga telah bergabung dengan kelompok terorisme jaringan Solo.



Dari dugaan sementara, para terduga teroris itu berencana menyerang kantor polisi atau personal Polri di Solo. Jaringan ini juga melakukan pelatihan menembak dan menyiapkan senjata api.

"Bahwa berkas perkara tersangka Bagus Kurniawan, sedang menunggu tahap 2 dari JPU yang rencananya akan dilimpahkan pada tahap 2 tanggal 12 Juni 2020," pungkas Awi.

Halaman

(abw/dkp)