Toko Terbakar, Asiang Batal Natalan ke Singapura

Toko Terbakar, Asiang Batal Natalan ke Singapura

- detikNews
Kamis, 22 Des 2005 17:04 WIB
Palembang - Maunya mencari untung, tapi buntung. Tahun baru di Singapura pun batal. Itu yang dirasakan Asiang (21), pemilik toko voucher dan handphone di Plasa Pulau Mas di Jalan Kolonel Atmo Palembang yang terbakar pada Selasa (20/12/2005) malam."Harusnya hari ini saya tutup dagangan dan berangkat ke Singapura. Mau Natal dan tahun baru dengan kakak di sana," kata Asiang. "Ya, musibah ini ya pertanda tidak baik. Jadi rencana itu juga dibatalkan. Ini kan banyak yang nak diurus," sambungnya. Bukan hanya Asiang yang persiapan perayaan Natal dan tahun barunya menjadi berantakan. "Kami sekeluarga tidak pergi ke mana-mana. Di rumah bae," kata Robby, pemilik toko kaset, CD, DVD dan VCD yang turut terbakar."Biarlah Tuhan yang tahu beban ini..." kata Merry, seorang pedagang yang tempatnya juga terbakar.Pada awal keberadaan Hotel King dan Plasa Pulau Mas sekitar tahun 1980-an akhir, hari-hari seperti saat ini selalu dipenuhi pengunjung. Baik yang berbelanja maupun menginap. Bahkan sebagian perayaan Natal dan Tahun Baru yang meriah selalu digelar pengelola Hotel King."Saat itu hotel ini selalu ramai menjelang Natal dan tahun baru. Ya, sekarang justru ada malapetaka. Duka," kata Kom, pedagang martabak manis yang mangkal di sekitar Hotel King yang terbakar itu.Sementara Toko Buku Gramedia yang berada persis di samping Hotel King yang terbakar itu -- yang sebagian dindingnya sempat disambar api -- sampai hari ini Kamis (22/12/2005) belum buka.Kebakaran yang apinya diduga akibat tegangan arus pendek listrik itu memang merupakan duka tersendiri buat warga Palembang yang merayakan Natal dan Tahun Baru ini. (nrl/)



Berita Terkait