Jejak Memalukan BURT DPR di Doha

Jejak Memalukan BURT DPR di Doha

- detikNews
Kamis, 22 Des 2005 16:38 WIB
Den Haag - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR saling cekcok sendiri setelah dicecar masyarakat RI di Doha. Mereka mendadak minta diatur ke Al-Jazeera, tapi mereka malah membatalkan secara sepihak.Rombongan BURT DPR yang memperpanjang jalan-jalannya ke Doha (Qatar), ternyata meninggalkan jejak memalukan yang merugikan nama baik lembaga DPR dan bangsa Indonesia. Setelah di Mesir terbukti studi bandingnya nonsens dan disepelekan tuan rumah, di Doha tingkah polah rombongan ini juga tak kalah memalukan.Sumber detikcom melalui email hari ini (22/12/2005) mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan masyarakat RI di Doha rombongan ini mendapat cecaran tajam. "Situasi sempat menegang dan panas. Masyarakat sudah tahu bahwa mereka hanya jalan-jalan untuk menghabiskan anggaran saja," ungkap sumber yang meminta tidak dipublikasikan identitasnya.Mendapat surprise seperti itu, rombongan akhirnya saling perang mulut di antara mereka sendiri, masih di depan masyarakat RI pula! "Rupanya tidak ada kesepakatan di antara mereka dalam hal menjawab pertanyaan masyarakat. Sebagian ada yang tersinggung, sebagiannya lagi merasa wajar saja, sehingga terjadi perang mulut di antara anggota dewan di depan masyarakat," demikian sumber mengungkapkan suasana tatap muka rombongan BURT dengan masyarakat RI di Doha, di Wisma Duta, 16/12/2005. Dalam situasi seperti itu, akhirnya rombongan meminta dialog dihentikan dengan alasan rombongan akan berkunjung ke stasiun TV Al-Jazeera. Bayangkan, tutur sumber, malam itu juga sekitar jam 20.00 waktu setempat rombongan mendesak agar diuruskan supaya pihak Al-Jazeera mau menerima mereka pada jam 21.00 atau keesokan pagi, Sabtu (17/12/2005) sebelum rombongan ke bandara. Padahal rombongan sudah harus berada di bandara jam 10.00. Berarti, kata dia, kalau mau berkunjung ke Al-Jazeera Sabtu pagi harus sebelum jam 9.00 (antara jam 8.00-9.00). Sedangkan kantor Al-Jazeera baru buka menerima tamu mulai jam 10.00."Tidak tahu aturan. Selain mendadak, cara-cara seperti itu juga tidak sopan, apalagi di level internasional. Tidak tahu etiket, tidak menghargai diri sendiri dan nama baik bangsa," kata sumber.Dengan berbagai upaya akhirnya pihak Al-Jazeera bisa dimintai pengertiannya oleh KBRI Doha untuk mau menerima rombongan BURT DPR pada Sabtu jam 9.00. Ternyata apa yang terjadi? Setelah appointment mendadak itu berhasil dibuat, rombongan tiba-tiba berbalik menyatakan sedikit khawatir dan takut untuk meninjau Al-Jazeera. Alasannya takut diekspos. Akhirnya tanpa alasan apapun mereka meminta agar appointment yang sudah diupayakan susah payah oleh Al-Jazeera-KBRI itu dibatalkan saja. Mereka mempersilakan KBRI untuk membuatkan alasan kepada pihak Al-Jazeera! Oalah. (es/)



Berita Terkait