Begini Awal Terbongkarnya Pencabulan Ayah ke Anak Usia 3 Tahun di Dompu NTB

Faruk Nickyrawi - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 10:15 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak (Zaki Alfarabi/detikcom)
Dompu -

Polisi mengatakan tindak pencabulan yang dilakukan Munawir terhadap anaknya sendiri terungkap dari laporan polisi mertuanya. Laporan itu dibuat setelah mertuanya, Aisyah (61), memeriksakan cucunya di Puskesmas Dompu Barat, NTB.

"Hal ini diketahui dari Aisyah (61), yang merupakan nenek korban atau mertua Munawir," kata pejabat Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah kepada wartawan Sabtu (6/6/2020).

Hujaifah menyebut perilaku bejat Munawir terungkap saat anaknya mengeluhkan sakit di bagian kemaluan saat hendak dipakaikan celana setelah buang air kecil oleh sang nenek pada Selasa (2/6) pagi.

"Kepada neneknya, korban mengaku diganggu oleh papanya sambil mempraktikkan gerakan sodokan yang dialaminya," ujar Hujaifah.

Menjelang Subuh keesokan harinya, lanjut Hujaifah, pelaku kembali mengulangi perbuatannya. Hujaifah menceritakan sang nenek mendengar suara korban menangis. Korban saat itu memang sedang tidur dengan ayahnya.

Dari dalam kamarnya, Aisyah lalu bertanya kepada pelaku soal penyebab cucunya menangis. Pelaku menjawab korban menangis karena memaksa bermain ponsel. Beberapa saat kemudian, sang nenek kembali mendengar cucunya menangis, dan kali ini diikuti oleh suara desahan pelaku.

"Dua kali Aisyah bertanya kepada Munawir kenapa anaknya menangis dan dijawab, 'Ini ada tikus yang lari di atas badan saya', dan saat itu Aisyah mendengar pelaku menenangkan korban," jelas Hujaifah.

Hujaifah menuturkan keesokan harinya Aisyah berinisiatif memeriksa kemaluan cucunya dan didapati ada luka kemerahan serta terdapat sisa bercak putih. Korban terus mengeluh kemaluannya sakit hingga akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Dompu Barat.

Hasil pemeriksaan tersebut membenarkan korban telah dicabuli. Aisyah pun melaporkan peristiwa yang dialami cucunya kepada polisi.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2