Remaja di Bengkulu Selatan Salah Gunakan Obat Batuk untuk Mabuk

Hery Supandi - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 09:30 WIB
pil putih
Ilustrasi obat (Foto: dok. Thinkstock)
Bengkulu Selatan -

Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu, sejak April hingga Juni 2020 menyita 41.200 butir pil obat batuk merek Samcodin. Kalangan remaja menelan pil Samcodin untuk mendapatkan efek mabuk-mabukan.

Selain menyita sebagai barang bukti, polisi menetapkan delapan tersangka pelaku pengedar dan penjual pada sejumlah generasi muda di daerah itu.

"Penyalahgunaan obat batuk di Bengkulu Selatan untuk dikonsumsi secara berlebihan menimbulkan efek mabuk-mabukan oleh kalangan remaja. Akhirnya kami menyita dan menetapkan tersangka pada sejumlah pengedar pada kalangan remaja," ujar Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno kepada wartawan Sabtu (6/6/2020).

Sudarno mengatakan efek dari konsumsi obat batuk Samcodin secara berlebihan adalah menimbulkan halusinasi serta ketergantungan. Apalagi kalau satu orang remaja menelan 10 butir pil secara serentak, efek yang ditimbulkan tidak baik.

"Dari pemeriksaan, ada yang sudah ketergantungan tinggi, dapat menelan 35 butir pil sekali tenggak," ujar Sudarno.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2