Ketua MPR Sebut Tanpa Pola Hidup Baru COVID-19 Bisa Rusak Segalanya

Nurcholis Maarif - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 15:33 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak semua elemen masyarakat untuk berani dan siap mempraktikkan gaya atau pola hidup baru. Keberanian menerapkan pola hidup baru yang diatur oleh protokol kesehatan menjadi pilihan yang harus diambil agar semua orang punya peluang untuk bertahan dan bergerak maju, sekaligus menghentikan proses pengrusakan pada semua aspek kehidupan akibat pandemi COVID-19.

"Kalau tidak segera disiasati dengan pola hidup baru, pandemi COVID-19 akan menghancurkan dan merusak segala-galanya, terutama sektor perekonomian dan segala eksesnya akan menghadirkan penderitaan bagi kehidupan banyak orang. Tak bisa dipungkiri bahwa kecemasan sudah menghinggapi banyak orang," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (5/6/2020).

Menurut Bamsoet, ketika durasi pandemi COVID-19 terbukti tak bisa dihitung, yang muncul di awal adalah dilema antara menunggu sampai akhir atau bersiasat untuk mencegah kehancuran. Kalau memilih menunggu, berapa lama pilihan waktunya? Ini pun tak bisa dijawab.

"Mau tak mau dan juga sangat logis, pilihannya adalah bersiasat untuk bisa hidup berdampingan dengan virus Corona. Siasatnya adalah menerapkan pola hidup baru. Agar bisa terhindar dari kemungkinan terular COVID-19, diperlukan protokol kesehatan yang wajib ditaati dan dilaksanakan oleh semua orang, tanpa terkecuali, terutama selama berada di ruang publik,'' katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan memang di tengah pandemi COVID-19 tidak mudah mengambil keputusan tentang penerapan pola hidup baru itu. Tidak mudah karena berkait langsung dengan perilaku puluhan juta orang. Akan tetapi, ketika semua orang sadar tentang urgensi memulihkan kehidupan dan kegiatan-kegiatan produktif, memilih menerapkan pola hidup baru dengan protokol kesehatan harus diambil.

"Sebab, hanya itu pilihan yang memungkinkan semua orang bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19. Pilihan itu juga memungkinkan semua orang bisa terus bergerak maju," ujarnya.

"Dan, jika taat serta bersedia konsisten menerapkan protokol kesehatan, siapa saja tak perlu takut atau ragu dengan pola hidup baru itu. Sebab, protokol kesehatan itu sendiri sudah memaksa setiap orang menerapkan kehati-hatian berinteraksi di ruang publik," pungkas Bamsoet.

Simak video 'Suka atau Tidak Suka, Inilah New Normal':

(akn/ega)