Gereja Katolik di Jakarta Belum Adakan Ibadah Tatap Muka Minggu Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 15:14 WIB
Sekertaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta, Romo V. Adi Prasojo
Sekertaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta, Romo Adi Prasojo (Dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengizinkan tempat ibadah kembali dibuka di masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) masih belum membuka gereja-gereja Katolik di Ibu Kota untuk ibadah minggu ini.

"Iya minggu ini pasti belum karena dalam pembukaan ini kami menggunakan pendekatan yang konservatif, jadi kami mesti hati-hati serta cermat," kata Sekretaris Jendral Keuskupan Agung Jakarta Romo Adi Prasojo, seperti dilansir Antara, Jumat (5/6/2020).

Adi mengatakan ibadah misa secara daring masih terus dilakukan dan dapat diakses masyarakat seperti sebelumnya. Saat ini, Keuskupan Agung Jakarta masih dalam proses pembahasan lebih lanjut terkait protokol kesehatan sebelum pembukaan gereja.

Salah satu protokol yang dibahas terkait jumlah umat yang datang ke gereja, yaitu sekitar 25 persen dari kapasitas. Menurutnya, pembukaan kembali gereja untuk ibadah juga akan dilakukan secara berharap.

"Protokolnya, misalnya, seperti 25 persen dibukanya dulu. Jadi, kalaupun nanti dibuka, pasti bertahap tidak langsung dibuka banyak. Tidak langsung, kami buka bertahap," ucap Adi.

Seperti diketahui, rumah ibadah di DKI Jakarta diizinkan dibuka kembali untuk kegiatan ibadah rutin mulai hari ini. Kegiatan ibadah diizinkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelumnya, Humas Gereja Katedral Susyana Suwadie mengatakan pihaknya belum akan membuka gereja untuk publik. Pihak gereja mengaku masih menunggu rumusan protokol peribadatan di era new normal yang hingga saat ini masih digodok oleh Keuskupan Agung Jakarta.

"Jadi, memang dari Keuskupan Agung Jakarta masih merumuskan protokol peribadatan bagi masa tatanan baru mendatang ya. Rumusannya masih berlangsung hingga saat ini, makanya belum bisa diumumkan lagi kapan peribadatan (di Gereja Katedral) itu akan dimulai," kata Humas Gereja Katedral Susyana Suwadie ketika dihubungi, Jumat (5/6).

(azr/azr)