Fenomena Strawberry Moon Terjadi pada 5 Juni, Puncaknya 6 Juni

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 14:54 WIB
MARAZION, ENGLAND - JUNE 28:  A full moon rises behind St Michaels Mount in Marazion near Penzance on June 28, 2018 in Cornwall, England. Tonights strawberry moon, a name given to the full moon in June by Native Americans because it coincides with strawberry picking season, comes as parts of the UK continue to experience heatwave weather and record breaking temperatures. (Photo by Matt Cardy/Getty Images)
Ilustrasi (Matt Cardy/Getty Images)
Jakarta -

Fenomena astronomi yang dikenal dengan strawberry moon akan terjadi pada 5 Juni 2020. Fase awal strawberry moon dimulai dengan fase bulan purnama.

Fenomena itu disampaikan Pusat Sains dan Antariksa LAPAN dalam akun Instagram resminya, seperti dilihat detikcom, Jumat (5/6/2020). Fase bulan purnama yang mengawali strawberry full moon terjadi pada pukul 02.12 WIB.

"Bulan akan terletak di belakang Bumi bila dilihat dari Matahari dan wajahnya akan sepenuhnya disinari cahaya Matahari. Fase ini terjadi pada pukul 02.12 WIB. Bulan purnama dikenal oleh suku-suku asli Amerika awal sebagai Bulan Stroberi Penuh," tulis Pusat Sains dan Antariksa LAPAN.

Puncak fenomena strawberry full moon akan terjadi pada 6 Juni 2020. Bulan stroberi penuh akan terjadi pada pukul 02.12 WIB.

"Puncak fenomena ini terjadi pada pukul 02.12 waktu Indonesia Barat pada jarak 369.005 kilometer dari pusat Bumi. Purnama ini dapat disaksikan dari arah Barat Daya," tulis LAPAN.

Strawberry full moon dinamai demikian karena suku-suku asli di Amerika menjadikannya penanda isyarat waktu tahun untuk mengumpulkan buah stroberi yang sudah matang dan siap untuk dipetik. Strawberry full moon juga dinamai hot moon (bulan panas).

Selain fenomena strawberry full moon, pada 6 Juni 2020 juga terjadi gerhana bulan penumbra. Gerhana bulan ini terjadi ketika Bulan melewati bayangan sebagian bumi.

"Selama gerhana ini, Bulan akan sedikit lebih gelap dari biasanya. Gerhana akan terlihat di sebagian besar Eropa, Afrika, Asia, Australia, Samudra Hindia, dan Australia," tulis LAPAN.

Gerhana bulan penumbra dimulai pada 6 Juni 2020 pukul 00.45.51 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 02.24.55 WIB dan berakhir pukul 04.04.03 WIB.

(azr/hri)