BRR Minta TNI Turut Percepat Pembangunan Aceh
Kamis, 22 Des 2005 14:36 WIB
Jakarta - Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) untuk Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias telah meminta bantuan kepada Mabes TNI untuk ikut dalam percepatan pembangunan di Aceh. Mabes TNI sendiri akan mengerahkan sebagian pasukannya yang tergabung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-26."Saya baru bertemu beberapa kali dengan Kepala BRR Kuntoro Mangkusubroto, ya memang mereka anggap perlu adanya bantuan dari TNI guna mempercepat proses rekonstruksi dan rehabilitasi terutama di daerah-daerah yang sulit terjangkau," jelas Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto.Tarto menyatakan hal itu kepada wartawan usai membuka Rakor TNI Manunggal Membangun Desa 2006 di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2005).Menurut Tarto, permintaan bantuan dari BRR ini terkait dengan banyaknya kontraktor yang kesulitan dalam melaksanakan programnya, terutama karena kekurangan sarana dan prasarana termasuk peralatan berat di daerah terpencil. Mabes TNI akan menindaklanjuti permintaan tersebut dengan mengerahkan sejumlah pasukannya dari program TMMD.Sementara itu, ketika disinggung permintaan pihak Bank Dunia yang bertemu Menhan beberapa waktu lalu yang meminta TNI ikut serta dalam percepatan pembangunan di Aceh, Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso mengaku baru menerima perintah dari Panglima TNI untuk menyiapkan pasukannya untuk mendukung proses pembangunan tersebut.Dikatakan Djoko, TNI AD sendiri saat ini memiliki sekitar 15 batalyon zeni tempur dan zeni konstruksi yang bisa digunakan untuk membantu pihak BRR. TMMD merupakan program lintas sektoral dan lintas departemen untuk membantu sejumlah daerah yang terpencil. TMMD ke-26 ini akan dilaksanakan selama 25 hari di 108 kabupaten dan kota dengan melibatkan 54 SSK.
(san/)











































