Satu Lagi Jenazah Ditemukan dari Runtuhan Masjid Ambruk

Satu Lagi Jenazah Ditemukan dari Runtuhan Masjid Ambruk

- detikNews
Kamis, 22 Des 2005 14:24 WIB
Jakarta - Setelah melakukan pencarian sekitar 4 jam, akhirnya tim SAR menemukan satu jenazah dari reruntuhan menara Masjid Baiturrahman, Koja, Jakarta Utara. Jenazah yang ditemukan tersebut adalah jenazah Lastani (sebelumnya disebut Rasani), salah seorang pekerja pembangunan menara itu.Pencarian jenazah Lastani berlangsung sejak pukul 09.30 WIB, Kamis (22/12/2005). Jenazah pria 26 tahun itu ditemukan di puing-puing tepat di bawah menara yang ambruk pada pukul 13.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi jenazah kuli bangunan itu sangat mengenaskan. Kepala jenazah hancur dan menyebarkan bau busuk yang menyengat. Penemuan mayat Lastani disambut antusias oleh beberapa anggota tim SAR. Maklumlah beberapa kali tim SAR dikecohkan dengan informasi tak akurat. Pernah ada orang yang mengaku melihat tangan di lokasi reruntuhan tapi saat digali tak ditemukan jenazah. Saat ini jenazah Lastani berada di kamar jenazah RSUD Koja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sementara tim SAR masih melanjutkan proses pencarian korban.Dengan ditemukannya jenazah Lastani, total jumlah korban tewas akibat robohnya menara masjid itu 4 orang. Informasi sebelumnya yang menyebutkan korban tewas yang sudah ditemukan 4 orang adalah salah karena masalah teknis. Sebelumnya, Rabu (21/12/2005) kemarin, disebutkan jumlah korban tewas 4 orang. Mereka yakni Wardoyo (45), Wartam (50), Suripto (30) dan satu lagi belum diketahui identitasnya. Ternyata satu jenazah yang disebut belum diketahui identitasnya adalah jenazah Suripto. Akibat masalah koordinasi, jenazah Suripto tercatat dua kali. Sementara total korban luka sebanyak 20 orang. Rinciannya 9 orang di RSUD Koja dan 11 di RS Tugu Pelabuhan. Sedangkan 8 kuli bangunan selamat tak terkena luka sedikit pun. Total kuli bangunan menara masjid itu sendiri 32 orang. Mayoritas dari mereka berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini