Jika Gage di DKI Diberlakukan, Gerindra Minta Armada Angkutan Umum Ditambah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 07:15 WIB
M. Taufik mengatakan kampanye terbuka ini akan diawali dengan salat Subuh berjemaah.
M Taufik (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Fraksi Gerindra DKI Jakarta akan menunggu keputusan Pemprov DKI terkait pemberlakuan ganjil-genap (gage). Gerindra menilai jika ganjil-genap kembali berlaku mesti ada tambahan armada angkutan umum.

"Kan semua diatur, angkutan umumkan 50 persen saatnya. Karenanya, ketika angkutan umum seat-nya 50 persen, armadanya mesti ditambah, supaya kalau orang yang tadinya ngangkut 100 misalnya cukup 2 bis, sekarang 100 itu 4 bis. Jadi harus ditambah. Saya kita harus ditambah armadanya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M Taufik saat dihubungi, Kamis (4/6/2020).

Taufik menegaskan bahwa aturan ganjil-genap saat ini masih belum berlaku. Menurutnya tak ada ganjil-genap dapat mengurasi polusi udara.

"Sekarang kan masih belum berlaku ya, ya kita tunggu aja. Dan ganjil genap memang bagus itu untuk mengurangi keluarnya kendaraan pribadi," katanya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi dan memutuskan apakah ganjil-genap akan diberlakukan kembali atau tidak. Keputusan itu akan diambil dalam satu minggu ke depan.

"Kebijakan ganjil-genap saat ini tidak diberlakukan, akan dilakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas dalam satu minggu ke depan sebagai bahan evaluasi kebijakan ganjil-genap selanjutnya," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Kamis (4/7).

Menurut Syafrin, bahan evaluasi bukan hanya soal kepadatan kendaraan yang ada di Jakarta. "Kami akan lakukan evaluasi secara komprehensif," ucap Syafrin.

(lir/eva)