Round-Up

Fakta-fakta Pijat Plus-plus Gay yang Digerebek di Medan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 22:00 WIB
Lokasi diduga praktik pijat plus-plus khusus gay di Medan (Datuk Haris-detikcom)
Lokasi diduga praktik pijat plus-plus khusus gay di Medan (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Polisi membongkar sindikat panti pijat plus-plus khusus gay di Medan. Sejumlah fakta dari balik praktik pijat gay ini pun terungkap.

Mulanya, Polda Sumut menggerebek 11 orang di lokasi tempat pijat plus-plus khusus gay ini. Mereka pun diamankan.

"Ditkrimum Polda Sumut berhasil membongkar sindikat, oleh karena itu pijat, pijat plus, khusus gay, di mana pada saat penindakan diamankan 11 orang," kata Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Irwan Anwar, Rabu (3/6/2020).

Ke-11 orang itu diamankan dari TKP yang berada di Jalan Ring Road, Medan, Sabtu (31/5). Dari 11 orang itu, ada seseorang berinisial A yang diduga menjadi perekrut dan menyiapkan tempat.

"Satu orang berinisial A ini sebagai perekrut dan menyiapkan tempat. Kemudian yang lainnya adalah terapis. Semua terapisnya adalah laki-laki," ucapnya.

Dia mengatakan pihak yang diamankan dijerat Pasal 2 UU 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman pidana 3 hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp 600 juta. Selain itu, tersangka dijerat Pasal 296 KUHP.

Polisi menduga pijat plus-plus ini memiliki jaringan tersendiri yang sifatnya tertutup. Polisi menduga aktivitas di pijat plus-plus khusus gay ini sudah berlangsung 2 tahun.

"Ada yang juga perorangan berhubungan langsung dengan para tersangka ini. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku ini, kurang-lebih dua tahun mereka lakukan," tuturnya.

Berikut ini sejumlah fakta-fakta yang terungkap di balik panti pijat plus-plus gay di Medan:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2