Ada Kasus Baru Corona di Tanjung Jabung Timur Setelah Hampir Sebulan Nihil

Ferdi Almunanda - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 20:35 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Tanjung Jabung Timur -

Setelah hampir 1 bulan nihil kasus positif Corona di Tanjung Jabung Timur, Jambi, Pemkab mengumumkan bahwa daerahnya mulai kembali ada penambahan kasus baru virus Corona. Tambahan kasus baru itu membuat total kasus positif Corona di wilayah itu menjadi 2 kasus positif Corona.

"Iya benar, dengan adanya tambahan pasien baru ini jumlah kasus positif Corona menjadi 2 kasus. Kita juga masih telusuri lagi dari mana pasien ini tertularnya," kata Bupati Tanjung Jabung Timur Jambi Romi Haryanto kepada detikcom, Kamis (4/6/2020).

Pasien dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah pasien 98, dengan jenis kelamin perempuan berinisial SP (46), yang merupakan pedagang di Pasar Lambur 2.

Pasien itu kini telah dirawat di Rumah Sakit Nurdin Hamzah untuk dilakukan perawatan dan penanganan agar dapat sembuh dari sakitnya.

Selain wilayah Tanjung Jabung Timur, wilayah Kabupaten Muaro Jambi mendapat tambahan satu kasus positif Corona. Tambahan itu membuat jumlah kasus positif di Muaro Jambi berjumlah 11 kasus.

"Ini adalah tambahan kasus baru yang kembali diumumkan oleh pemerintah pusat. Untuk pasien yang dinyatakan positif Corona hari ini telah dirawat di rumah sakit. Untuk pasien dari Kabupaten Muaro Jambi itu merupakan seorang laki-laki berinisial AH (26), statusnya orang tanpa gejala (ODG)," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Jambi, Johansyah.

Dengan adanya tambahan kasus baru positif Corona itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus mengingatkan warganya agar tetap terus mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu mengikuti panduan physical distancing dalam mencegah adanya penambahan pasien Corona ataupun lonjakan kasus positif Corona.

"Tetap selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjalankan hidup sehat, seperti rajin mencuci tangan, menjaga kesehatan tubuh, menjaga imunitas tubuh itu yang kita harapkan kepada masyarakat," ujarnya.

(aik/aik)