Turap TPA Cipeucang Jebol, Longsoran Sampah Masuk ke Sungai Cisadane

Jehan Nurhakim - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 20:19 WIB
Sampah di TPA Cipeucang/(Jehan Nurhakim-detikcom)
TPA Cipeucang (dok: Sekdis Lingkungan Hidup Tangsel)
Jakarta -

Turap penyangga (sheet pile) yang menopang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5). Karena itu, tumpukan sampah tumpah ke Sungai Cisadane. Kini sampah tengah dikeruk.

Sekretaris dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan Yepi Suherman mengakui jebolnya TPA Cipeucang akibat tumpukan sampah. Ia juga mengatakan saat ini sedang masa pengerukan yang mencapai 70 persen.

"Sesuai laporan tanggal 4, jadi di TPA itu terus masih diupayakan pengerukan sampah yang ada di pinggir sungainya. Sekarang sudah mencapai lebih kurang 70%. Sampah yang sudah terkeruk sungai ke pinggir," kata Yepi Suherman saat ditemui di Gedung DLH Tangerang Selatan, Kamis (4/6/2020).

Yepi mengatakan rencananya untuk TPA Cipeucang ini akan dibuat terasering. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor kembali.

"Selain itu di samping buat pengerukan sampah juga, dibuat terasering. Tujuannya sih agar ada hujan, air nggak langsung turun ke bawah, agak tersendat jadi untuk antisipasi terjadinya longsor lagi," ujarnya.

Selanjutnya ia berencana melimpahkan sampah ini ke TPA Nambo, Bogor, dengan jatah yang diberikan untuk TPA Cipeucang, yaitu 350-500 ton sampah. Ia juga menjelaskan kesepakatan untuk 1 ton sampahnya sebesar 137.500 untuk pembayaran fee ke Pemkab Bogor.

"Tangsel itu disepakati, minimal 300 ton per hari. Maksimalnnya sekitar 500 ton. Itu yang ditampung mereka dengan jangka waktu 25 tahun," tuturnya.

(zlf/zlf)