Kasus Suap Proyek Jalan, Bupati Nonaktif Bengkalis Segera Disidang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 19:15 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukminin (tengah) digiring mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Amril Mukminin ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek multiyears pembangunan jalan Duri - Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis dengan nilai suap Rp5,6 miliar. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.
Bupati nonaktif Bengkalis, Amril Mukminin. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

KPK menuntaskan penyidikan terhadap Bupati nonaktif Bengkalis, Amril Mukminin. Amril, yang merupakan tersangka kasus dugaan suap proyek jalan di Bengkalis, akan segera menjalani persidangan.

"Hari ini (4/6/2020) penyidik KPK melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim JPU untuk tersangka Amril Mukminin (Bupati Bengkalis) di mana sebelumnya berkas perkara atas nama tersangka telah dinyatakan lengkap," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (4/6/2020).

Ali mengatakan KPK memiliki waktu selama 14 hari untuk menyusun surat dakwaan. Amril akan diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

"Pelaksanaan persidangan diagendakan berlangsung di PN Tipikor Pekanbaru," ujarnya.

Untuk itu, Ali mengatakan masa penahanan Amril Mukminin diperpanjang selama 20 hari ke depan. Ali mengatakan selama proses penyidikan total ada 63 saksi dari berbagai unsur yang diperiksa dalam kasus tersebut.

"Selama proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 63 saksi yang diantara dari pihak swasta maupun dari Pemkab Bengkalis," tuturnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Amril diduga menerima suap Rp 5,6 miliar.

Selain itu, KPK juga menjerat Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan sebagai tersangka bersama eks Kadis PU Bengkalis M Nasir, dan Hobby Siregar. M Nasir bersama Hobby Siregar dan Makmur ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis.

Terbaru, KPK kembali menjerat sepuluh tersangka terkait kasus ini. Berikut ini identitas sepuluh tersangka baru tersebut:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2