Dapat Laporan PMI Dianiayai di Saudi, BP2MI Cari Pihak Penyalur

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 17:13 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani
Kepala BP2MI Benny Rhamdani. (Tangkapan layar YouTube BNPB)
Jakarta -

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendapat laporan dari seorang WNI pekerja migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi. PMI bernama Ika Sulastri itu mengaku dianiaya majikannya hingga terluka.

Laporan Sulastri itu diterima langsung Kepala BP2MI Benny Rhamdani. Dalam percakapan WhatsApp dengan Benny, Sulastri mengaku mendapat perlakuan kasar dari majikannya.

"Saya bulan April berangkat ke majikan, satu hari pulang lagi ke sarikah. Saya dijambak, telinga saya sampai berdarah dan anting saya lepas," kata Sulastri sebagaimana yang diperlihatkan Benny kepada detikcom, Kamis (4/6/2020).

Sulastri, yang merupakan PMI asal Purwakarta, mengaku hanya bisa tidur selama 4 jam setiap hari. Majikannya juga kerap meludahi Sulastri.

"Dia sering mukul atau ngeludah ke muka kalau kita tidak lulus kontrak," ujar Sulastri.

Benny mengatakan pihaknya akan mencari tahu perusahaan penyalur Sulastri. Dia juga akan mengambil langkah hukum karena diduga ada pelanggaran.

"BP2MI menjamin negara akan hadir memberikan perlindungan kepada PMI, kita akan segera koordinasi dengan perwakilan dan akan melaporkan pihak penyalur karena ada dugaan pelanggaran sangat kuat," kata Benny di Kantor BP2MI, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur.

(abw/elz)