Tempat Pijat Plus-plus Gay Terbongkar, DPRD Medan Minta Razia Rutin Digelar

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 16:53 WIB
DPRD Kota Medan (Khairul Ikhwan Damanik/detikcom)
Foto: DPRD Kota Medan (Khairul Ikhwan Damanik/detikcom)
Medan -

Polisi membongkar sindikat pijat plus-plus diduga khusus gay di Medan, Sumatera Utara (Sumut). DPRD Medan meminta razia rutin digelar.

"Kita mohon kepada aparat untuk terus melakukan razia-razia secara berkala," kata Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala, Kamis (4/6/2020).

"Yang melanggar diberikan sanksi dan diumumkan ke publik supaya merasa jera dan tidak mengulangi perbuatan yang serupa," sambungnya.

Rajuddin juga meminta pihak yang terlibat kasus dugaan tempat pijat plus-plus khusus gay ditindak secara hukum. Dia juga mengingatkan Pemko Medan melakukan survei sebelum memberi izin tempat usaha demi mencegah kejadian serupa terulang.

"Pemko harus memperketat pengeluaran izin. Harus disurvei betul-betul atau di lapangan udah berbeda. Nah itu harus disesuaikan," ujar Rajuddin.

Politikus PKS ini mengatakan Pemko harus berani menutup lokasi usaha jika aktivitasnya tak sesuai izin yang dikeluarkan. Dia berharap tempat maksiat di Medan ditutup.

"Apabila mereka tidak sesuai dengan laporan yang mereka sampaikan itu, dicabut izinnya kemudian disanksi," tuturnya.

Simak juga video 'Diduga Tawarkan Prostitusi, Panti Pijat Bu Mamik Digerebek Polisi':

Selanjutnya
Halaman
1 2