Gempa M 7,1 di Daruba Maluku Utara Dimutakhirkan Jadi M 6,8

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 16:46 WIB
Alat pendeteksi gempa Seismograf.  Zainal Abidin/detikcom.
Ilustrasi gempa. (Zainal Abidin/detikcom)
Jakarta -

BMKG memutakhirkan kekuatan gempa yang terjadi di Daruba, Maluku Utara. Semula BMKG menginformasikan gempa magnitudo 7,1, kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,8.

"Hari Kamis, 4 Juni 2020, pukul 15.49.40 WIB wilayah Maluku Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update M 6,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,93 LU dan 128,19 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 km arah utara Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, pada kedalaman 111 km," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Kamis (4/6/2020).

Rahmat menjelaskan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 16.03 WIB, lanjut dia, belum termonitor adanya aktivitas gempa susulan.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jelasnya.

Warga diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," ujar Rahmat.

(idn/zul)