Jokowi Perintahkan Gugus Tugas Umumkan Daerah Zona Kuning Corona Pekan Depan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 14:54 WIB
Ketua Gugus Tugas Penanganan Wabah Corona Doni Monardo
Doni Monardo (Rakean R Natawigena/20detik)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 segera mengumumkan daerah dengan status warna kuning. Daerah yang masuk kategori zona kuning itu menunjukkan penyebaran Corona sudah rendah.

"Kemudian selanjutnya adanya zonaisasi warna tentang risiko tentang ancaman COVID. Baik tinggi, sedang, rendah. Termasuk ada 102 kabupaten/kota yang tidak terdampak, yang telah diumumkan untuk bisa memulai kegiatan masyarakat produktif dan aman COVID. Tadi bapak presiden telah menugaskan saya, pada hari Senin yang akan datang untuk mengumumkan daerah yang statusnya warna kuning. Artinya risiko ancaman COVID-nya sudah rendah berdasarkan data-data yang telah dilaporkan kepada gugus tugas," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Kabinet, Kamis (4/6/2020).

Doni menjelaskan kategorisasi daerah berdasarkan zona itu bisa berubah sewaktu-waktu. Hal itu tergantung laporan data dari berbagai daerah yang disesuaikan dengan panduan dari WHO.

"Namun data-data ini sangat bervariasi. Artinya sewaktu-waktu bisa berubah. Yang hari ini mungkin masih oranye, tiba-tiba nanti bisa berubah menjadi kuning. Demikian juga sebaliknya yang tadinya warna kuning risikonya rendah, tetapi karena ada beberapa kasus berubah menjadi oranye. Jadi patokan kita adalah data yang dilaporkan, kemudian disesuaikan dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh WHO terkait masalah epidemiologi, surveillance, dan juga kemampuan fasilitas kesehatan yang ada di tiap-tiap daerah," ujar dia.

Selain itu, Jokowi menyampaikan arahan agar mempercepat pelonggaran di sejumlah kawasan. Tim Gugus Tugas akan menindaklanjutinya dengan segera berkoordinasi dengan lembaga terkait.

"Kemudian juga bapak presiden telah memberikan arahan tentang mempercepat kelonggaran bagi sejumlah kawasan. Pertama, pertambangan, kemudian perindustrian, kemudian perkebunan dan beberapa bidang lain yang risiko, saya ulangi lagi yang risikonya kecil bagi masyarakat sekitarnya. Jadi ini menjadi pertimbangan kami untuk sesegera mungkin melakukan koordinasi dan lembaga terkait. Setelah ada data-data dan masukan dari K/L-K/L yang ada nanti segera diumumkan jenis bidang apa saja yang harus segera kita berikan kelonggaran," tutur Doni.

Simak video 'Heboh Jadi 'Zona Hitam' Corona, #SurabayaWani Puncaki Trending Topic':

(knv/dhn)