Anies Klaim Angka Penularan Corona di Jakarta Turun Drastis Sebelum PSBB

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 14:34 WIB
Grafik Rt DKI Jakarta Maret-Juni
Grafik angka penularan Corona atau Rt di Jakarta Maret-Juni. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta -

Perkembangan pandemi virus Corona di Jakarta diperbarui oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim angka penularan (Rt) virus Corona di Jakarta turun drastis sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Terkait dengan nilai Rt atau reproduksi virus dalam wabah ini yang alhamdulillah turun terus dan sampai dengan kemarin per hari kemarin, nilai Rt di Jakarta ada di angka 0,99," kata Anies saat menjelaskan Rt di Jakarta yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Anies mengatakan angka penularan virus Corona di Jakarta saat ini di bawah 1. Anies menjelaskan soal angka di bawah 1 ini nantinya kemudian. Angka mendapatkan hasil angka ini bekerja sama dengan ahli epidemiologi.

"Pertama ini status Rt per hari ini, 0,99, tapi kita ini bergerak agak panjang di bulan Maret, angka (Rt) kita sekitar 4. Kemudian kita melakukan pembatasan, penutupan sekolah, tempat wisata, car-free day, kantor-kantor, panggilan untuk kerja di rumah dimulai di pertengahan Maret ini," ujar Anies.

"16 Maret sekolah tutup, work from home dimulai, seluruh fasilitas-fasilitas publik tutup, itu 16 Maret," sambungnya.

Lantas Anies menjelaskan apa yang terjadi dengan ditutupnya kegiatan warga di sejumlah sektor tersebut. Dia mengatakan terjadi penurunan drastis sebelum dilakukan PSBB di Jakarta.

"Dan apa yang terjadi? Mengalami penurunan yang sangat drastis. Ini dilakukan sebelum PSBB. Jadi ketika PSBB tahap pertama dimulai pada tanggal 10 April, kemudian tahap kedua juga kita teruskan, angka yang paling drastis turunnya adalah di masa bulan Maret dan April, ini artinya kerja seluruh penduduk Jakarta," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies kemudian menjelaskan soal angka penularan Corona di Jakarta di bawah 1. Angka 1 menandakan bahwa bisa dikatakan wabah Corona di Jakarta sudah terkendali. Bila angka itu membesar, penyebaran belum terkendali.

"Apa artinya angka ini? Kalau angka 4 kira-kira begini artinya. Kalau skor 4 artinya 1 orang menularkan pada 4 orang, kalau angkanya 3 artinya ada 1 orang menularkan pada 3, kalau 2 juga begitu, kalau 1, 1 menularkan pada 1. Bila di bawah 1 artinya sudah tidak menularkan atau dengan kata lain selama nilai angka di atas 1, maka wabah akan terus berkembang, ketika R-nya di bawah 1 maka wabah ini sudah terkendali dan bisa menurun," sebut Anies.

"Alhamdulillah Jakarta di akhir Mei, di awal Juni, menunjukkan angka yang turun," imbuhnya.

(rfs/fjp)