Ingatkan Protokol Kesehatan, Wapres Soroti Penularan Corona di Tempat Ibadah

ADVERTISEMENT

Ingatkan Protokol Kesehatan, Wapres Soroti Penularan Corona di Tempat Ibadah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 14:25 WIB
Maruf Amin
Ma'ruf Amin (Dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan setiap jemaah untuk selalu mematuhi protokol kesehatan terkait virus Corona (COVID-19) di tempat ibadah. Ma'ruf menyebut sejumlah tokoh agama wafat berawal dari tempat ibadah.

"Kemudian juga bapak wakil presiden menekankan tentang pentingnya memperhatikan protokol kesehatan pada saat kegiatan di rumah ibadah. Dan ini kita lihat pengalaman-pengalaman sebelumnya, sebagian besar warga yang terkonfirmasi positif bahkan sejumlah tokoh agama menjadi wafat meninggal dunia, itu diawali dengan kegiatan di tempat-tempat ibadah atau kegiatan ibadah," kata Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan pesan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam konferensi pers seusai rapat kabinet terbatas yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Kabinet, Kamis (4/6/2020).

Doni MonardoDoni Monardo (Dok. BNPB)

Doni pun mengingatkan masyarakat untuk saling melindungi satu sama lain. Dia berharap masyarakat bisa tetap produktif dan aman dari COVID-19.

"Seluruh pihak yang telah diberikan kewenangan atau bahkan memiliki tanggung jawab untuk bisa melindungi warga negara dari ancaman COVID ini diharapkan bisa bekerja dengan sepenuh hati, bisa melakukan langkah-langkah antisipatif. Bahwa COVID belum akan berakhir tetap masyarakat juga sudah lebih dari 2,5 bulan belum memulai aktivitas," ujar dia.

Doni juga menyampaikan pesan kepada kepala daerah untuk tetap saling bekerja sama. Selain itu, kepala daerah diminta untuk tetap melibatkan tokoh-tokoh nonformal dalam penanganan Corona.

"Nah, bagi daerah-daerah yang telah diberikan kelonggaran, mohon sekali lagi pimpinan di daerah, seluruh komponen masyarakat harus bersatu, harus bekerja sama, laksanakan semua kegiatan yang sifatnya koordinasi dan komunikasi dengan baik. Libatkan tokoh-tokoh nonformal agar apa-apa yang harus dilakukan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan," ujar dia.

(knv/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT