KY Ancam Laporkan Bagir ke SBY

Suap Probo

KY Ancam Laporkan Bagir ke SBY

- detikNews
Kamis, 22 Des 2005 11:30 WIB
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) masih memberi kesempatan kepada Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan dua kali panggilan lagi. Jika pada panggilan yang ketiga tetap mangkir, KY akan melaporkan Bagir ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Kita akan langsung layangkan surat pada Bagir melalui presiden dan DPR. Presiden dan DPR kan lembaga yang melantiknya. Jadi biar kedua lembaga itu yang menindak," kata Ketua KY Busyro Muqoddas kepada wartawan di kantor KY, Jalan Abdul Muis, Jakarta, Kamis (22/12/2005).Bagir, hari ini, tidak memenuhi panggilan KY untuk diperiksa terkait kasus suap konglomerat Probosutedjo. Bagir berasalan tindakan itu diambil karena ingin bersikap adil. Sebelumnya untuk kasus yang sama, Bagir juga telah menolak panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas penolakan itu, KPK kemudian memeriksa Bagir di MA. Busyro menegaskan, tidak akan menyerah menghadapi penolakan Bagir. KY, kata Busyro, tidak akan meniru KPK yang mendatangi MA untuk memeriksa Bagir. "Kami tidak akan ke MA. Kami kan lembaga eksternal auditor dan diatur dalam UUD. Jadi seharusnya dia menghormati UUD," tandas Busyro.Sementara anggota KY Irawady Joenoes menilai Bagir tidak memberikan contoh yang baik kepada anak buahnya. Dalam penegakan hukum, kata Irawady, Bagir kalah dengan anak buahnya, Parman Suparman, yang bersedia memenuhi panggilan KY. "Dia kan sebagai ketua, harusnya memberi contoh kepada anak buahnya dengan mau datang. Tapi ini malah terbalik, anak buahnya yang memberi contoh," kata Irawady.Sebelum Bagir, Rabu (21/12/2005) kemarin, Parman Suparman, anggota majelis hakim kasasi Probo, memenuhi panggilan KY untuk diperiksa. Sementara hakim lainnya, Usman Karim tidak datang karena sedang cuti hingga 3 Januari 2006. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads