RS Dadi Minta Bantuan Aparat Usai Jenazah PDP Corona Dibawa Kabur Keluarga

Her - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 11:18 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Pihak RS Dadi, Makassar, meminta bantuan pengamanan polisi-TNI hingga ke Satpol PP Makassar. Hal tersebut merupakan buntut kasus jenazah PDP Corona dibawa kabur keluarganya

"Makanya kemarin langsung saya koordinasi mi ke Satpol PP 'Pak tolong kodong bantuan tenaga keamanan ta', karena kalau sekuritiku kan biar bagaimana terbatas ki kemampuannya," ujar Direktur RS Dadi, dr Arman Bausat saat dihubungi wartawan, Kamis (4/6/2020).

dr Arman mengaku bersyukur, permintaan bantuan itu telah direspons. Dia pun berharap insiden serupa tak terulang.

"Alhamdulillah Pak Kasatpol PP sudah menempatkan mi langsung anggotanya 5 pagi, 5 siang, 5 malam," kata dr Arman.

Menurut dr Arman, insiden keluarga menolak jenazah PDP Corona untuk dimakamkan oleh pihak RS sejak awal kerap terjadi. Oleh sebab itu, bantuan personel keamanan diperlukan oleh RS yang melayani pasien terdampak Corona.

"Minimal ada yang back-up ki kalau ada yang begitu. Kenapa, ini bukan yang pertama kali, sering mi, cuma ini mi yang tidak mampu kami kendalikan," katanya.

Simak video 'Naik ke Kap Mobil, Keluarga Cegat Jenazah PDP Corona di Makassar':

Selanjutnya
Halaman
1 2