KPK Gelar Rapid Test untuk Pimpinan-Pegawai, Firli: Wujud Kecintaan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 11:13 WIB
Pimpinan KPK mengikuti rapid test
Pimpinan-pegawai KPK mengikuti rapid test. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

KPK menggelar rapid test untuk pimpinan hingga para pegawainya. Rapid test dilakukan untuk memastikan kesehatan para pegawai yang bekerja di lingkungan KPK.

Rapid test dilakukan di Gedung Penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2020). Rapid test juga diikuti empat pimpinan KPK, yaitu Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, dan Alexander Marwata.

Terlihat sejumlah tenaga kesehatan yang memakai alat pelindung diri (APD) berada di sejumlah meja yang sudah disiapkan. Tempat duduk pegawai yang mengikuti rapid test diatur agar tetap berjaga jarak.

Pimpinan KPK mengikuti rapid testPimpinan-pegawai KPK mengikuti rapid test. (Ibnu Hariyanto/detikcom)

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjadi orang pertama yang mengikuti rapid test. Kemudian disusul oleh Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata lalu Firli Bahuri. Firli mengaku sudah menjalani rapid test sebanyak empat kali.

"Saya sudah rapid test 4 kali," kata Firli.

Selain di Gedung Penunjang, rapid test juga dilakukan di lobi pintu parkir gedung KPK. Para pegawai KPK tampak berbaris menunggu giliran rapid test.

Pimpinan KPK mengikuti rapid testFoto: KPK menggelar rapid test untuk pimpinan-pegawai (Ibnu Hariyanto/detikcom)

Dalam sambutannya, Firli mengatakan rapid test ini untuk memberikan jaminan kesehatan untuk pegawai KPK. Ia menyebut meski pun di tengah pandemi virus Corona, KPK tetap harus bekerja.

"Pertama tentu hari ini hari yang kita semua di dalam kegiatan menurut tugas pokok KPK. Tugas pokok KPK tak pernah surut, tak pernah tertunda, bahkan sekaligus dalam keadaan pandemi COVID pun KPK harus tetap bekerja. Untuk itu, kegiatan hari ini salah satu wujud kecintaan, kepedulian ke kepegawaian KPK, khususnya ke penyelamatan jiwa manusia," ucap Firli.

Ia menjelaskan setidaknya ada 2.000 pegawai KPK yang akan menjalani rapid test. Tes itu dilakukan secara bertahap selama empat hari.

"Dalam keadaan itu, KPK hari ini adakan kegiatan rapid test yang akan diikuti lebih dari 2.000 pegawai tetap, pegawai tidak tetap, outsourcing dan termasuk para pihak yang lakukan kontak sosial di lingkungan KPK antara lain rekan media merupakan agenda prioritas ikuti kegiatan COVID-19. Termasuk juga warga kita yang berada di ruang tahanan KPK ini penting dilakukan dalam hal pastikan seluruh pegawai insan KPK seluruh pihak yang interaksi di KPK dipastikan bebas COVID-19," tuturnya.

(ibh/rfs)