Siswa SMP di Riau Gantung Diri, Diduga Kesal Motor Mau Dijual Ortu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 09:27 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Foto: Ilustrasi bunuh diri. (Thinkstock)
Pekanbaru -

Siswa SMP kelas II di Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau ditemukan tewas gantung diri. Diduga pelajar ini kecewa terhadap orang tuanya yang akan menjual sepeda motornya.

"Korban inisial MR (16) yang orang tuanya karyawan perkebunan sawit. Korban ditemukan gantung diri saat berada sendirian di dalam rumah perkebunan," kata Humas Polres Rohul, Ipda Ferry kepada wartawan, Kamis (4/6/2020).

Peristiwa ini bermula ketika korban bersama 4 orang rekannya baru pulang ke rumah pada Rabu (3/6) sekitar pukul 05.00. Korban dimarahi orang tuanya karena sudah sering pulang pagi.

"Setelah itu pukul 06.00 WIB kedua orang tua dan kakak korban berangkat ke tempat kerja masing-masing. Korban tinggal sendirinya di rumah," kata Ferry.

Selanjutnya, korban ke rumah temannya. Kepada rekannya yang sama-sama pulang subuh, dia menceritakan kalau sepeda motornya akan dijual orang tuanya. Korban merasa kesal atas ancaman penjualan motor tersebut.

"Sekitar pukul 07.30 WIB kakak korban kembali ke rumah. Dia melihat adiknya sudah gantung diri. Korban ditemukan tergantung di kusen ruang dapur," kata Ferry.

Tonton juga video 'Pegulat Hana Kimura Meninggal Diduga Bunuh Diri Akibat Cyberbullying':


Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(idh/idh)