Penumpang Abaikan Jaga Jarak di St Manggarai, Petugas: Kita Ingatkan Terus

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 20:23 WIB
Kondisi Stasiun Manggarai padat meski PSBB
Foto: Kondisi Stasiun Manggarai padat meski PSBB, Rabu (3/6/2020) (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Stasiun Manggarai di Jakarta Selatan mulai mengalami kepadatan penumpang sore tadi. Imbasnya, ketentuan jaga jarak antarpenumpang untuk meminimalisir penyebaran virus Corona menjadi terabaikan.

Danramil 01 Tebet sekaligus Perwira Pengendali Stasiun Manggarai, Siswo Prandoko menyebutkan, lonjakan kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai telah terjadi sejak kemarin sore. Kepadatan terjadi pada jam-jam tertentu.

"Iya, jadi mulai kemarin ya padat. Itu dari pukul 17.00 WIB sampai 18.00 WIB, jam segitu sudah mulai padat," kata Siswo ditemui di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020).

Stasiun Manggarai padat meski masih PSBB Foto: Stasiun Manggarai padat meski masih PSBB, Rabu (3/6/2020). (Yogi Ernes/detikcom).


Siswo mengatakan dengan terjadinya kenaikan penumpang di stasiun, maka pihaknya juga menyiapkan personel tambahan untuk melakukan penjagaan. Dia menyebutkan total ada 23 personel gabungan Babinsa, Marinir, serta tambahan petugas keamanan dari pihak stasiun sendiri.

Terkait masih banyaknya penumpang yang abai terhadap anjuran jaga jarak, Siswo mengaku telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi, yaitu dengan mengetatkan ketentuan penumpang untuk mengikuti tanda garis merah yang berada di lokasi stasiun.

Garis merah tersebut merupakan tanda penumpang untuk mengikuti ketentuan jaga jarak selama berada di stasiun. Siswo mengatakan dengan pengetatan dari petugas tersebut, diharapkan masyarakat bisa disiplin dalam melakukan ketentuan jaga jarak.

"Soal jaga jarak, sekarang kita ada penerapan operasi jaga jarak ya. Kita itu operasi, kita bergerak, bukan monitoring atau mengawasi saja. Makanya untuk mengantisipasi ini kita ada penambahan personel. Jadi, semua personel berkeliling, sekarang sudah ada garis-garis merah ya untuk mengatur jarak penumpang agar penumpang menyesuaikan supaya tidak terjadi penumpukan," tuturnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2