Komisi III Akan Panggil Jaksa Agung Minta Penjelasan Kasus Impor Tekstil

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 20:20 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin bicara terkait kasus Jiwasraya. Kasus itu pun kini tengah dalam tahap penyidikan dan diduga mengarah pada tindak pidana korupsi.
ST Burhanuddin. (Foto: Grandyos Zafna)

Pertama: Terkait temuan ketidaksesuaian mengenai jumlah dan jenis barang antara dokumen PPFTZ-01 keluar dengan isi muatan hasil pemeriksaan fisik barang oleh Bidang Penindakan dan Penyidikan KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, juga terdapat terdapat kelebihan fisik barang dan pemanfaat instrument safeguard, masing-masing untuk PT PGP sebanyak 5.075 roll dan PT FIB sebanyak 3.075 roll.

Kedua: Perbuatan ini bukan perbuatan pertama kali yang dilakukan oleh importir tersebut. Hal ini telah dilakukan berulang-ulang kali, bahkan terdapat pula permasalahan yang serupa pada pengiriman sebelumnya.

Ketiga: Perbuatan ini dilakukan di saat negara sedang kesulitan mengurus jaring pengaman sosial di saat pandemik COVID-19. Jadi, saya juga ingin mintakan klarifikasi dari Jaksa Agung terkait kemungkinan diterapkannya ketentuan pidana mati sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (2) UU Tipikor.

Keempat: Terkait strategi penegakan hukum, saya juga ingin meminta penjelasan kenapa hanya pejabat bea cukai pada lapis awah saja yang diperiksa dan dilakukan penggeledahan? Saya rasa itu belum cukup, merekan kan aktor yang diduga hanya bermain di permukaan, masih ada dan banyak lagi aktor-aktor lainnya, termasuk aktor intelektual dan beneficial owner-nya.

Kelima: Saya juga ingin melihat bagaimana koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya in case Bareskrim Polri, yang juga sudah menyelidik dari aspek dugaan pelanggaran Undang-Undang Perdagangan dan Perlindungan Konsumen.

Halaman

(zak/fjp)