Kasus Anggota FPI Dihadang 'Preman' di Sumut Naik ke Penyidikan

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 18:39 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi penghadangan anggota FPI di Sumut. (dok detikcom)
Binjai -

Polisi mengatakan kasus dugaan penghadangan anggota FPI oleh sekelompok orang diduga preman di Sumatera Utara (Sumut) telah ditingkatkan ke penyidikan. Namun, polisi belum menjelaskan apakah sudah ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Perkara hari ini kita tingkatkan dalam proses penyidikan," kata Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Rabu (3/6/2020).

Siswanto mengatakan ada sejumlah kendala dalam proses penyidikan kasus ini. Salah satunya soal korban, Abdul Rahman, yang belum bisa dimintai keterangan.

"Kendala sejauh ini terhadap korban sudah kita upayakan untuk lakukan pemeriksaan namun pihak korban Saudara Abdul Rahman alias Uncu meminta undur waktu dalam pemeriksaan, dikarenakan kendala dari korban, sehingga saksi korban belum bersedia dimintai keterangan," tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan sejumlah orang sedang menghadang dan meneriaki satu orang di Sumut viral. Polisi pun telah memberi penjelasan soal peristiwa tersebut.

Dilihat detikcom, Senin (11/5), dalam video itu terlihat beberapa orang menghadang satu orang dan meneriakinya. Orang yang dihadang tersebut terlihat sempat berusaha pergi, tapi kembali dikejar oleh sekelompok orang itu.

"Kau pikir aku kaleng-kaleng?" kata salah satu pria meneriaki orang yang dihadang tersebut.

Tonton juga video 'Cekcok Massa FPI dan Pemilik Kedai Tuak yang Buka di Bulan Ramadhan':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2