PN Palembang Vonis Mati 2 Kurir 79 Kg Sabu

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 16:50 WIB
Suasana di PN Palembang (Raja Adil-detikcom)
Suasana di PN Palembang (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menyatakan Santoso dan Herman terbukti bersalah sebagai kurir 79 kg sabu. Kedua kurir itu divonis mati.

"Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang dihadirkan di persidangan, kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah," ucap ketua majelis Erma Suharti di PN Palembang, Rabu (3/6/2020).

Dalam sidang yang digelar secara virtual itu, majelis menilai perbuatan kedua terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan pidana mati terhadap masing-masing terdakwa," ucap Erma didampingi 2 hakim anggota, Abu Hanifa dan Murni.

Setelah membacakan putusan, hakim memberi waktu kepada kedua terdakwa untuk pikir-pikir. Penasihat hukum terdakwa mengaku kecewa terhadap putusan tersebut.

"Kalau melihat jumlah 79 kg sabu memang sangat besar. Tetapi harus dilihat dari fakta bahwa kedua terdakwa ini hanya kurir yang diminta mengantar barang. Sementara kita tahu bandarnya ke mana ini yang membuat kami kecewa," kata salah satu pengacara, Nizar.

Nizar mengatakan bakal mengajukan banding atas vonis mati 2 kliennya itu. Dia juga meminta pemilik sabu itu ditangkap.

Sebelumnya, kedua orang tersebut ditangkap jajaran Lanal Palembang pada Oktober 2019 di Muara Sungsang. Di sana, keduanya diamankan bersama 79 kg sabu yang disimpan dalam 4 koper.

Keduanya merupakan warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang disebut mendapat upah masing-masing Rp 25 juta. Sementara sang bandar, YN, masih misterius.

(ras/haf)