Tok! Pembunuh Harimau dan Janinnya di Riau Divonis 4 Tahun Penjara

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 14:57 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi Pengadilan (Ari Saputra/detikcom)
Pelalawan -

Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Riau, memvonis tiga orang sebagai terdakwa kasus perburuan harimau. Satu orang divonis 4 tahun penjara sementara dua orang lainnya divonis 2 tahun 6 bulan penjara.

"PN Pelalawan sudah memvonis tiga terdakwa dengan hukuman yang berbeda. Ketiga terpidana, M Yusuf dengan vonis 4 tahun penjara dengan denda Rp 100 juta. Untuk terpidana Sakban dan Toni Setiwan divonis 2 tahun 6 bulan," kata Koordinator Penyidik Gakkum LHK Wilayah Sumatera Seksi Wilayah II, Sufriadi, kepada wartawan, Rabu (3/6/2020).

Sufriadi mengatakan vonis ini dibacakan PN Pelalawan pada 6 Mei 2020. M Yusuf dinilai sebagai pelaku utama dalam kasus ini.

M Yusuf disebut sebagai orang yang melakukan perburuan dengan barang bukti empat ekor janin harimau dan satu helai kulit harimau. Sementara dua rekannya dinilai membantu proses jual-beli hasil buruan.

"M Yusuf menerima hukuman paling tinggi karena perannya sebagai eksekutor perburuan harimau. Dua rekannya, Sakban dan Toni Setiawan membantu memperjualbelikan organ tubuh harimau tersebut," kata Sufriadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2