685 Warga Cilegon Batal Berangkat Haji Tahun Ini, Bergeser ke 2021

M Iqbal - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 10:25 WIB
Ilustrasi masjidil haram, mekkah al-mukaromah
Foto: Ilustrasi Masjidil Haram Mekkah. (Rachman Haryanto/detikcom).
Cilegon -

Sebanyak 685 warga Kota Cilegon, Banten gagal berangkat Haji tahun ini akibat adanya pembatalan oleh pemerintah pusat. Pemberangkatan jemaah Haji 2020 diundur ke 2021.

"Jadi jemaah tahun sekarang ini ditetapkan sebagai jemaah tahun 2021, otomatis jemaah 2021 mundur, jadi bergeser," kata Kepala Kemenag Cilegon, Mahfudin saat dimintai konfirmasi, Rabu (3/6/2020).

Jumlah jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini sesuai data yang dimiliki Kemenag Cilegon yakni 685 orang. Jumlah itu adalah calon jemaah yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

"Yang kemarin sudah melunasi BPIH itu 685. Nanti kan ada jemaah mutasi, nanti disurvei," ujarnya.

Mahfudin mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi lanjutan terkait pembatalan pemberangkatan haji jemaah Indonesia.

"Nanti kan ada Kepres lanjutan bagaimana mekanisme pemberangkatan jemaah haji 2021," kata Mahfudin.

Seperti diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah Haji 2020. Salah satu penyebab keputusan ini diambil adalah karena Saudi tak kunjung memberikan kejelasan. Keputusan ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia.

"Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada 2020 atau tahun 1441 Hijriah," kata Menag dalam jumpa pers yang disiarkan langsung melalui YouTube, Selasa (2/6).

Menag menyatakan, pemerintah telah berupaya maksimal. Namun keputusan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah Haji pada 2020 ini harus diambil meski pahit.

Simak video 'Pemberangkatan Haji Ditunda, Calon Jemaah Ini Hanya Pasrah dan Ikhlas':

(ear/elz)