Round-Up

Daftar Panjang Kejahatan Anggota KKB Oniara Wonda Buron 9 Tahun

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 06:48 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw
Foto: Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (Wilpret-detikcom)

1. Perampasan senjata mesin ringan (SMR) jenis Arsenal di Kabupaten Puncak Jaya pada Januari 2011. Satu personel Brimob Papua gugur dalam peristiwa itu.

2. Penembakan, penyerangan, serta perampasan senpi organik jenis revolver milik Kapolsek Mulia AKP Dominggus Awes di Bandara Mulia Puncak Jaya, November 2011.

3. Perampasan senpi organik Res Lanny Jaya jenis AK-47 yang dipegang oleh Brigpol Amaluddin Elwakan pada 2011 di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.

4. Penembakan dan penyerangan Polsek Pirime pada November 2012, yang mengakibatkan anggota Polsek berjumlah 3 orang meninggal dunia.

5. Penembakan terhadap rombongan Jendral (Purn) Tito Karnavian, yang saat itu menjabat Kapolda Papua, pada 28 November 2012 saat akan menuju ke TKP Polsek Pirime.

6. Penyerangan dan penembakan serta pencurian senjata api anggota Polri di Jalan Trans Indawa-Pirime pada 28 Juli 2014.

7. Penembakan terhadap anggota TNI 756 di lapangan terbang di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, mengakibatkan satu personel TNI mengalami luka tembak pada 2015.

8. Penembakan terhadap personel Satgassus Papua (satgas penegakan hukum saat ini) pada Desember 2017 di Puncak Popome saat melaksanakan kegiatan pemetaan.

9. Penembakan terhadap aparat TNI/Polri (Satgas OpsNemangkawi) saat akan dilakukan penegakan hukum di MarkasBalingga, KabupatenLanny Jaya, pada 3 November tahun 2018.

Atas perbuatannya ini, polisi menerapkan pasal berlapis, yaitu pencurian disertai kekerasan (curas) dan penganiayaan berat.

"Dijerat Pasal 340 KUHP, 338 KUHP, 365 KUHP, dan 351 ayat 2. Kita juncto-kan Pasal 55 KUHP," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/6/2020).

"Dengan ancaman pidana mati, atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun," sambung dia.


(rdp/rdp)