Dua Bayi Baru Lahir Positif Corona, Total Kasus di Gorontalo Capai 108

Ajis Khalid - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 18:33 WIB
Poster
Foto ilustrasi virus Corona. (Edi Wahyono/detikcom)
Gorontalo -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Gorontalo melaporkan data terakhir pasien positif virus Corona mencapai 108 orang. Ada tambahan 14 kasus baru, 2 di antaranya bayi.

Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Gorontalo, Triyanto Bialangi, menyatakan pihaknya menerima 65 hasil pemeriksaan spesimen dari lab BPOM Gorontalo. Sebanyak 45 spesimen negatif, 3 orang dinyatakan sembuh, dan 16 spesimen negatif dengan rincian pasien lama 2 orang dan pasien baru 14 orang. Dari 14 kasus baru, 3 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk pasien yang sembuh ada 3 orang, yakni pasien 06 FL, 47 tahun, perempuan warga Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Kemudian pasien 22 inisial AU, laki-laki usia 63 tahun asal Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo, dan pasien 51 inisial SA, usia 51 tahun perempuan Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo," kata Triyanto, Selasa (2/6/2020).

"Sementara pasien lama yang positif ada 2 orang, yakni pasien 29 inisial HL perempuan 46 tahun dari Kota Gorontalo dan pasien 47, HA usia 60 dari Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo. Kedua pasien ini dalam keadaan baik dan masih dirawat di RS Aloe Saboe," sambungnya.

Total pasien terkonfirmasi positif Corona hingga hari ini ada 108 orang. Pasien yang meninggal ada 6 orang, sembuh 29 orang, dan masih dirawat 73 orang.

Sementara itu, dari 14 kasus baru, 2 di antaranya bayi berusia 6 hari. Rinciannya sebagai berikut:

1. Pasien 95, MAR, laki-laki, 30 tahun. Pasien 95 adalah tenaga kesehatan dan persiapan rujukan ke RSUD Bumi Panua.

2. Pasien 96, SPP, Laki-laki, 13 tahun. Pasien 96 merupakan pengembangan tracking kontak pasien 65.

3. Pasien 97, AIU, Perempuan, 53 tahun. Pasien 97 masuk RSAS 30 Mei 2020, dan pasien mempunyai penyakit bawaan. Pasien meninggal dunia 30 Mei 2020 pukul 10.00 Wita. Hasil swab 2 Juni PCR positif.

4. Pasien 98, EP, perempuan, 52 tahun. Pasien 98 masuk rumah sakit 29 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Pasien 98 ini meninggal dunia pada 30 Mei 2020. Hasil swab 2 Juni PCR positif.

5. Pasien 99, AE , perempuan, 25 tahun. Pasien 99 pernah melahirkan dengan operasi caesar. Saat ini keadaan umum baik.

6. Pasien 100, NI, laki-laki, 59 tahun. Pasien 100 masuk RSAS 29 Mei dengan keluhan sesak napas. Hasil swab 2 Juni 2020 dinyatakan PCR positif.

7. Pasien 101, SM, laki-laki , 52 tahun. Pasien 101 pernah dirawat di RSAS dengan penyakit bawaan. Pasien persiapan dirujuk ke RSAS.

8. Pasien 102, AKB, laki-laki, 67 tahun. Pasien 102 masuk RSAS 29 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Pasien meninggal pada 2 Juni pukul 08.30 Wita. Hasil PCR positif.

9. Pasien 103, RB, laki-laki, 67 tahun. Masuk rumah sakit 28 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Hasil swab dengan PCR positif.

10. Pasien 104, MM, perempuan, 27 tahun. Pasien 104 masuk RSAS 28 Mei dengan rapid test reaktif. Hasil swab hari ini dinyatakan positif.

11. Pasien 105, NJL, perempuan, 25 tahun. Pasien adalah tenaga kesehatan. Hasil swab PCR positif.

12. Pasien 106, SMU, perempuan, 26 tahun. Pasien 106 merupakan tenaga kesehatan.

13. Pasien 107 adalah bayi, AE, laki-laki, umur 6 hari. Pasien 106 merupakan bayi pasien 99.

14. Pasien 108 juga adalah pasien seorang bayi, inisial ROS, perempuan, umur 6 hari. Pasien 106 merupakan bayi dari ibu yang rapid test-nya reaktif.

Simak video 'Update Corona DKI: 7.456 Positif, 2.405 Sembuh, 525 Meninggal':

(ear/elz)