Angka Reproduksi Corona DKI Turun 2 Pekan, Tim FKM UI: Efek PSBB

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 18:25 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menutup tempat wisata selama 2 pekan ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya adalah Monas.
Gambar ilustrasi suasana Jakarta. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Hitung-hitungan tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menunjukkan angka reproduksi COVID-19 di Jakarta mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Penyebabnya adalah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Efek pembatasan sosial ada, walaupun belum optimal," kata anggota tim FKM UI, Pandu Riono, kepada detikcom, Selasa (2/6/2020).

Angka reproduksi efektif (Rt) virus Corona menunjukkan tren penurunan, terhitung sejak 18 hingga 31 Mei 2020. Artinya, penularan penyakit akibat virus Corona itu bisa ditekan.

Angka reproduksi (Rt) Corona di Jakarta hingga 31 Mei 2020 (Dok FKM UI)Angka reproduksi (Rt) Corona di Jakarta hingga 31 Mei 2020 (Dok FKM UI)

Jakarta sudah menerapkan PSBB sejak 10 April. Dalam PSBB, ada imbauan agar warga tetap di rumah, bekerja dari rumah, tidak bepergian kecuali untuk hal yang penting, hingga penghentian sementara aktivitas perkantoran. Ternyata PSBB menunjukkan dampaknya.

Selain itu, tim FKM UI mengamati ada faktor tes virus Corona yang berkontribusi menekan angka penularan COVID-19. Pelacakan terhadap orang-orang yang berkontak dengan kasus positif COVID-19 juga dinilai mengalami peningkatan.

"Yang berhasil dimonitor adalah penduduk yang tinggal di rumah, sekaligus layanan tes dan contact tracing sudah terus meningkat," kata Pandu.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2