Wawalkot Bogor: Kalau Pasien Corona Tiba-tiba Naik, Ya PSBB Lagi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 16:02 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (dok. YouTube Pemkot Bogor)
Bogor -

Kota Bogor masih melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut kelanjutan PSBB di Kota Bogor masih dibahas.

"Masih dibahas lagi. Kan ini cuma tambahan seminggu (PSBB). Pertanyaannya apakah setelah seminggu ini mau dilanjutkan PSBB atau tidak. Ini kan masih on process, belum ada keputusan," kata Dedie ketika dihubungi, Selasa (2/6/2020).

Dedie menerangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberlakukan PSBB transisi sampai 4 Juni mendatang. Dari PSBB transisi ini, tempat makan di luar pusat perbelanjaan diperbolehkan melayani sistem dine in dengan kapasitas hanya 50%.

Namun dia tak ingin sedikit kelonggaran ini dimanfaatkan masyarakat atau ada kerumunan tercipta dari PSBB transisi ini. Dedie ingin masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni menerapkan physical dan social distancing serta memakai masker.

Dia menambahkan patroli malam terus dilakukan. Bila ada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan dan menciptakan kerumunan, akan ditindak.

Masyarakat diminta tetap berhati-hati di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Kalau tiba-tiba naik tambah (pasien positif COVID-19) 30 (orang), ya kita pasti PSBB lagilah. Jangan sampai mengambil kesempatan dalam kesempitan padahal kita masih dalam kondisi yang penuh risiko. Karena risikonya kalau misalnya masih banyak nanti data yang menunjukkan peningkatan pasien, maka bisa saja kita berlakukan kembali PSBB, bisa saja," ucapnya.

(gbr/gbr)