Mengaku Tentara Hutan, KKB Tembak Mati Warga di Intan Jaya Papua

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 13:41 WIB
KKB yang mengaku sebagai tentara hutan menembak mati warga di Intan Jaya Papua (Foto: dok. Polda Papua)
KKB yang mengaku sebagai Tentara Hutan menembak mati warga di Intan Jaya Papua (Foto: dok. Polda Papua)
Intan Jaya -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengaku sebagai Tentara Hutan menembak warga sipil di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Akibatnya, satu warga tewas.

Penembakan itu terjadi di Kampung Magataga, Jalan Trans Papua, perbatasan Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Jumat (29/5). Korban diketahui bernama Yunus Sani.

"Dari keterangan saksi bernama Pater Niko Wakey, saksi bertemu dengan tiga orang yang mengaku Tentara Hutan dan salah seorang menyampaikan kepada saksi bahwa, 'tikus padi kami sudah bunuh di belakang'," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dalam jumpa pers di Mapolda Papua, Selasa (2/6/2020).

Paulus mengatakan saksi mengaku mendengar delapan kali suara tembakan saat melakukan perjalanan ke Kampung Mbugulo, saat tiba di Kampung Magataga, Distrik Wandai (Perbatasan Kabupaten Paniai dan Kabupaten Intan Jaya) dari Kabupaten Paniai. Saksi pun kemudian memberanikan diri untuk mendekati sumber tembakan.

Saat itulah saksi bertemu dengan tiga orang yang mengaku sebagai Tentara Hutan. Paulus mengatakan salah satu KKB kemudian mengatakan kepada saksi bahwa "tikus padi kami sudah bunuh di belakang", yang artinya KKB baru membunuh seseorang.

Saksi pun memberanikan diri meminta izin kepada KKB tersebut untuk membawa korban. Paulus mengatakan saat itu KKB mengizinkan dan mengatakan 'Silakan kalau mau bawa, kami sudah tidak perlu, karena kami sudah buang dia'.

Pada Sabtu, 30 Mei 2020, saksi pun kembali ke TKP untuk membawa jenazah korban. Namun, adu mulut dengan Tentara Hutan sempat terjadi hingga akhirnya jenazah korban berhasil dibawa ke Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Paulus mengatakan saat ini personil gabungan masih melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut. Pasca penembakan, kata dia, situasi sudah kembali aman dan kondusif.

"Kasus ini masih terus didalami," kata Paulus.

(mae/mae)