Semangati Warga, Wali Kota Bengkulu Lepas 3 Pasien Sembuh Corona

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 12:47 WIB
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan lepas 3 pasien sembuh Corona
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan melepas tiga pasien sembuh Corona. (Hery Supandi/detikcom)
Bengkulu -

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan melepas langsung kepulangan tiga pasien virus Corona (COVID-19) yang telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu. Helmi mengatakan pelepasan ini dilakukan agar masyarakat yakin pasien Corona bisa disembuhkan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dari empat pasien positif Corona yang dirawat di RSHD, tiga di antaranya dinyatakan sembuh. Ketiga warga tersebut adalah Reydi, warga Kota Bengkulu; Dewa Putu Jati, warga Kabupaten Bengkulu Tengah; dan Darzal, warga Kabupaten Mukomuko. Ketiga pasien yang sembuh ini dilepas langsung oleh Helmi Hasan untuk diantar pulang ke rumah mereka.

Helmi menyampaikan selamat atas kesembuhan ketiga pasien tersebut. Ia yakin satu pasien lagi yang masih dirawat juga akan segera sembuh dari Corona. Selain itu, ia mewakili seluruh tim RSHD memohon maaf bila ada pelayanan yang kurang pas atau membuat pasien kurang nyaman.

"Secara medis sudah dinyatakan terbebas dari COVID-19 setelah dinyatakan positif. Kenapa ini perlu dibuat acaranya, agar publik melihat dan tahu bahwa virus Corona ini bukan virus yang harus terlalu ditakuti karena ini virus biasa dan bisa sembuh," ungkap Helmi dalam acara pelepasan di RSHD, Bengkulu, Selasa (2/6/2020).

Dalam acara pelepasan ketiga pasien itu, Helmi menggunting gelang pasien sebagai tanda ketiga pasien tersebut sudah sembuh dan sudah bisa pulang ke rumah. Masing-masing pasien juga diberi buah-buahan oleh-oleh dari RSHD.

Salah satu pasien yang sembuh, Dewa, bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bengkulu dan secara khusus kepada tim medis RSHD. Ia mengaku selama 30 hari menjalani perawatan di RSHD mengikuti apa yang disuruh dokter dan tim medis.

"Bersyukur sekali, padahal saya sudah pesimistis, sudah takut, cemas, tapi syukur alhamdulillah Tuhan masih berikan kesempatan. Tuhan menolong saya melalui petugas medis RSHD yang baik-baik," ujar Dewa

Dewa menceritakan awalnya tidak menyangka dinyatakan positif saat mengikuti rapid test. Gejala sakit Corona yang ia rasakan tidak ada sehingga dinyatakan sebagai OTG (orang tanpa gejala).

"Hanya saya punya riwayat sakit ginjal dan tensi darah tinggi. Itu penyakit bawaan. Tapi karena hasil tes saya positif, saya ikuti prosedur yang dilakukan tim medis di RSHD. Saya tidak telat minum obat dan saya taati semua apa yang disuruh dokter," tutur Dewa.

(ear/elz)