Alasan Pasien Corona di Mamuju Kabur dari RS: Kalau Malam Ada Makhluk Halus

Abdy Febriady - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 16:46 WIB
Warga sekitar rumah AK berjaga-jaga, tolak penjemputan tim medis
Warga berrjaga di rumah pasien poditif Corona, AK. (Abdy Febriady/detikcom)
Mamuju -

Orang tua AK (18), pasien positif Corona (COVID-19) di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menjelaskan alasan anaknya tak betah berada di RS Regional hingga akhirnya kabur ke rumah. AK mengaku kerap diganggu makhluk halus saat malam hari. Selain itu, fasilitas di rumah sakit minim.

"Saya sebenarnya agak kaget, karena selama ini saya percayakan pihak Gugus Tugas dan rumah sakit tentang kondisi anak dan fasilitas selama di karantina, namun setelah saya ke rumah sakit untuk kedua kalinya, sampai di sana, saya melihat kondisinya menyedihkan," kata orang tua AK, Gusti kepada wartawan, Senin (1/6/2020).

"Gedung Rumah Sakit Regional ini ada dua, yang lama dan baru, yang lama ini tidak berpenghuni, satu kamar hanya ada tiga pasien, sekelilingnya kosong, keluhan mereka kalau malam selalu ada ada makhluk halus, suasananya mencekam," sambung Gusti.

Menurut Gusti, kondisi ruang karantina rumah sakit yang seperti itu bukannya membuat AK sembuh, tetapi malah stres. Gusti khawatir AK tak hanya mengalami sakit secara fisik, tetapi juga psikis.

Tolak Penjemputan, Puluhan Warga Jaga Rumah Pasien Corona: