Evakuasi Difokuskan di Sekitar Reruntuhan Menara Masjid Koja
Rabu, 21 Des 2005 20:41 WIB
Jakarta - Pencarian korban selamat dari reruntuhan menara Masjid Baiturrahman, Koja, Jakarta Utara, kini difokuskan di sekitar menara. Proses evakuasi di sebuah lubang tertutup reruntuhan yang diduga berisi seorang korban selamat dihentikan.Upaya penggalian pada sebuah lubang yang berada di bagian belakang kompleks Yayasan Yatim Piatu Nurul Hidayah tidak dilanjutkan karena keterangan saksi mata yang melihat ada gerakan tangan di reruntuhan tersebut diragukan.Menurut mandor proyek kompleks Yayasan Yatim Piatu Nurul Hidayah, Abdul Muim, di bagian belakang kompleks sudah tidak ada orang saat terjadi peristiwa robohnya menara masjid.Dari pantauan pantauan detikcom, Rabu (21/12/2005) pukul 20.30 WIB, sebuah mesin eksavakor atau alat berat sedang dioperasikan untuk mengeruk reruntuhan di sekitar menara masjid.Kepala Sub Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Sunartoyo, memperkirakan masih ada dua orang yang tertimbun di bawah reruntuhan menara masjid. Karena itu proses pencarian difokuskan ke bagian ini.Menurut mandor proyek, Abdul Muim, saat menara masjid roboh ada 32 pekerja bangunan yang sedang bekerja. Sementara dari data yang ada baru 25 orang yang ditemukan. Sembilan orang dirawat di RSU Koja, 11 orang di RSU Tugu, dan empat orang meninggal dunia .Belum diketahui nasib tujuh orang lainnya. Apakah masih terjebak dalam reruntuhan, atau selamat dan tidak mengalami luka-luka sehingga tidak terdata.
(gtp/)











































