Lawan Wabah Corona, Mendagri: Harus Gunakan Paradigma Perang

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 14:21 WIB
Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan untuk melawan pandemi COVID-19 harus menggunakan paradigma perang. Tujuannya, agar lebih berpikir antisipatif dan tidak meremehkan segala sesuatu, khususnya dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Dalam krisis ini kita sudah harus menggunakan paradigma perang dan itu bukan sesuatu yang alergi, paradigma ini sudah digunakan banyak Trump sudah menggunakan fight, ada yang menggunakan battle," ujar Tito dalam acara Talkshow yang disiarkan di Channel YouTube Heartline Network, Senin (1/6/2020).

Tito menjelaskan, dengan menerapkan paradigma perang dalam melawan pandemi COVID-19, diharapkan mampu menghadapi segala kemungkinan terburuk. Sehingga, semua elemen baik pemerintah dan masyarakat dapat saling bersinergi.

"Paradigma perang karena supaya kita menjadi antisipatif, lebih baik kita dari pada berpikir underestimate, mudah-mudahan tidak ada kemungkinan terburuk, tapi kalau kita berpikir 'ah itu kan masih jauh', itu kalau Eropa pikir ah masih jauh di Wuhan, tapi mereka lupa transportasi Wuhan ke Amerika itu belasan jam, Wuhan-Prancis itu belasan jam," ucapnya.

Tonton juga video 'Pandemi Corona, Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Berpihak untuk Rakyat':

Selanjutnya
Halaman
1 2