Djoko: Anggota BURT Piknik, Studi Banding=Kebohongan Publik
Rabu, 21 Des 2005 18:12 WIB
Jakarta - Studi banding yang digembar-gemborkan sebagai upaya untuk memetik pelajaran dari parlemen negara lain dianggap anggota DPR Djoko Edhie Sucipto Abdurahman sebagai kebohongan publik.Buktinya, kunjungan ke Mesir yang berlangsung dari 16 Desember hingga 23 Desember, hanya diisi dengan jalan-jalan ke Alexandria dan Dubai.Sementara pertemuan dengan Ketua Parlemen Mesir Fathi Sourur hanya berlangsung satu jam saja. Itu pun mereka harus menelan kekecewaan karena di-cuekin oleh Fathi."Pertemuan dengan Fathi hanya satu jam, setelah itu ke Alexandria dan Dubai. Jadi anggapan akan menerima pelajaran dari studi banding adalah suatu kebohongan publik. Buktinya kita tidak tahu apa yang dihasilkan dari studi banding ini," kata Djoko Edhie sesaat setelah menjejakkan kakinya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (21/12/2005).Meski anggota rombongan studi banding, Edhie bersuara keras pada kegiatan itu. Dia mengecam habis-habisan.Sedangkan soal ancaman recall, ia mengaku akan menemui pimpinan DPP PAN malam ini juga. "Saya akan meminta DPP dan fraksi menjelaskan ancaman recall karena saya sudah dapat izin Ketua Fraksi, Pak Abdillah Toha, dan Wakil Ketua Komisi III Mulfahri Harahap," ujarnya.
(umi/)











































