Round-Up

Angin Segar RI Setelah Tes Corona 5 Hari Lampaui Target Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 09:07 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)

10 Ribu Tes Spesimen/Hari Ditargetkan Jokowi Sejak April

Target untuk melakukan 10 ribu tes per hari itu dicanangkan Jokowi sejak 13 April lalu. Namun, target belum bisa cepat terpenuhi lantaran terbatasnya laboratorium pemeriksaan virus Corona.

"Tes PCR sampai hari ini juga sudah menjangkau 26.500 tes. Ini juga lompatan yang baik, tetapi saya ingin agar setiap hari paling tidak kita bisa mengetes lebih dari 10 ribu," kata Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) Laporan Gugus Tugas COVID-19 yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/4) lalu.

Jumlah laboratorium untuk melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pun kemudian terus ditambah. Pada akhir April 2020, jumlah laboratorium untuk mendeteksi virus Corona meningkat hingga 46. Namun, spesimen yang diperiksa masih di bawah target.

Pada 11 Mei, dalam rapat terbatas, Jokowi kembali mengingatkan target tes 10 ribu setiap hari. Sebab, kala itu, Indonesia baru bisa menguji 4-5 ribu sampel per hari dengan 58 laboratorium yang beroperasi.

"Saya baru mendapatkan laporan bahwa kemampuan pengujian spesimen untuk PCR sekarang ini sudah mencapai 4 ribu sampai 5 ribu sampel per hari. Saya kira ini masih jauh dari target yang saya berikan yang lalu, yaitu 10 ribu spesimen per hari," ujar Jokowi.

Target 10 ribu tes Corona setiap hari pun akhirnya terpenuhi pada Selasa (19/5).

"Sampai dengan hari ini spesimen yang telah kita periksa sebanyak 202.936 spesimen," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri), dalam siaran langsung lewat kanal YouTube BNBP Indonesia, Selasa (19/5).


(knv/isa)