Melihat Ketatnya Posedur Keluar-Masuk Kabupaten Lebong yang Nihil Corona

Hery Supandi - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 00:18 WIB
Melihat Ketatnya Posedur Keluar-Masuk Kabupaten Lebong yang Nihil Corona
Foto: Hery/detikcom
Lebong -

2 kabupaten di Provinsi Bengkulu, nihil kasus Corona (COVID-19). Keduanya yakni Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong.

Bupati Lebong, Rosjonsyah, langsung bergerak ketika pemerintah pusat mengumumkan adanya pasien positif pertama di Indonesia. Rosjonsyah mengeluarkan surat edaran agar seluruh pintu masuk ke Lebong dijaga ketat.

Warga yang hendak masuk ke Lebong tanpa surat tugas kunjungan akan diputarbalikan. Begitu pula dengan warga yang memiliki gejala COVID-19 seperti batuk dan demam tinggi.

"Semua pihak bekerjasama mengamankan Lebong agar tidak terpapar COVID-19, Polri, Pemda, TNI, pemuka adat, masyarakat kita solidkan, ini berguna amankan wilayah," sebut Rosjonsyah, Minggu (31/5/2020).

Warga yang hendak masuk ke wilayah Lebong betul-betul disaring seketat mungkin. Pemerintah daerah setempat sangat berhati-hati menerima kunjungan warga dari wilayah berkategori zona merah.

Dari pantauan detikcom di perbatasan antarkabupaten di Bengkulu, Kabupaten Lebong memiliki standar operasional prosedur penanganan dan pengawasan COVID-19 yang cukup ketat.

"Pendatang dicek kesehatan, terutama panas tubuh, KTP dicatat, diminta surat tugas atau alasan apa menuju Lebong. Data pendatang tersebut disusun secara rapi dan dikontrol petugas, Lebong disiplin," kata salah seorang pengunjung, Fahmi.

Pengawasan di perbatasan Kabupaten Lebong semakin ketat pada 5 hari jelang Idul Fitri dan 4 hari pasca Lebaran. Pemkab Lebong memberlakukan penutupan total, artinya tidak ada orang yang boleh keluar dan masuk kawasan itu.

Bahkan masyarakat turut menutup pintu-pintu dan jalan tikus menuju Lebong. "Lebaran semua pintu masuk Lebong kami tutup, tidak ada orang boleh masuk kecuali transportasi bahan pokok dan obat-obatan," ujar Rosjonsyah.

Pemkab Lebong turut menggenjot kinerja tenaga medis serta fasilitas-fasilitas perawatan untuk pasien COVID-19. Hal ini guna memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Semoga status zona hijau dapat dipertahankan dengan kerjasama semua lapisan masyarakat," harap Rosjonsyah.

Per 31 Mei 2020, tidak ada sama sekali kasus positif Corona di Kabupaten Lebong. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hanya 1 orang sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga berjumlah 1 orang.

(isa/isa)