Gunung Semeru Berstatus Waspada

Gunung Semeru Berstatus Waspada

- detikNews
Rabu, 21 Des 2005 17:00 WIB
Malang - Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTN-BTS) Malang, Jawa Timur (Jatim) menerapkan status waspada terhadap Gunung Semeru. Status waspada ini ditetapkan karena adanya bahaya banjir lahar dingin yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat curah hujan yang tinggi.Demikian disampaikan Koordinator Rencana, Evaluasi dan Laporan Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTN-BTS), Bambang Rudyanto, ketika ditemui detikcom di kantornya Jalan Raden Intan Malang, Rabu (21/12/2005)."Pengamatan petugas dari pos Gunung Sawur Lumajang, banjir lahar dingin dari Gunung Semeru dapat terjadi sewaktu-waktu akibat adanya curah hujan yang cukup tinggi," kata Bambang. Menurut Bambang, dari pengamatan petugas di pos Gunung Sawur, dalam bulan Desember ini, hujan yang turun terjadi sampai 34 kali. Selain itu, dari data seismix yang ada di pos Gunung Sawur, akibat seringnya turun hujan maka lahar dingin yang menggumpal dikhawatirkan mencair dan dapat menyebabkan banjir lahar. "Banjir lahar dapat terjadi, ketika debet air semakin meninggi," jelas Bambang. Di Gunung Semeru juga sempat terjadi letusan asap yang mencapai 71 kali dengan tinggi asap mencapai 300-600 Meter. Selain itu juga terjadi 8 kali semburan lava pijar yang mencapai radius 100-300 Meter arah barat laut.Untuk itu BTN-BTS Malang memperingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Besuk Bang, Besuk Kobokan dan Besuk Kembar Kabupaten Lumajang untuk terus meningkatkan kewaspadaan apabila banjir lahar dingin terjadi."Kita sudah lakukan koordinasi dengan Satkorlak Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang untuk memperingatkan masyarakat yang tinggal di aliran sungai maupun yang tinggal di sekitar Gunung Semeru untuk memwaspadai banjir lahar dingin maupun awan panas yang sewaktu-waktu terjadi," kata Bambang.BTN-BTS juga memperingatkan kepada seluruh pecinta alam yang akan mendaki puncak Mahameru untuk tetap waspada terhadap letusan yang sering terjadi, apalagi sering disertai semburan material pijar. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads